Bongkar Paksa Warung PK5, Satpol PP Lhokseumawe Dengan Para PK5 Baku Hantam

IndependenNews.com Lhokseumawe | Penggusuran Pedagang kaki lima yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP) Lhokseumawe mendapat perlawanan dari Pedagang Kaki Lima tak terelakkan.

Pada penggusuran tersebut sejumlah pedagang tidak mau warungnya dibongkar oleh Satpol PP Lhokseumawe sehingga perlawanan pun terjadi hingga kedua belah pihak terlibat baku Hantam antara Petugas Pol PP dengan Para PK5.

Amatan di lapangan terlihat, pedagang didominasi kaum emak-emak bentrok dengan petugas. Sebagian pria juga terlihat membawa kayu menghadang petugas. Akibat aksi penolakan itu, akses jalan itu sempat ditutup oleh polisi, untuk melokalisasi kericuhan itu.

Pelaksana Harian Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP & WH) Kota Lhokseumawe, Heri Maulana, menyebutkan timnya sudah menyurati beberapa kali pedagang yang berjualan di badan jalan.

“Kita sudah persuasif, namun tidak diindahkan. Sehingga terpaksa kita ambil tindakan tegas,” kata Heri saat dihubungi, Senin.

Dia menyebutkan, sebagian pedagang kaki lima juga sudah direlokasi. “Kita ingin mereka membongkar sendiri kios atau warungnya. Namun tidak mau juga. Maka, terpaksa diambil tindakan tegas,” katanya.(RIZ)

You might also like