Bentrok Antar Geng di Cafe Village Resahkan Masyarakat, Kapolsek HP Berjanji Jika Benar Resahkan Masyarakat Akan Tutup Cafe Village

0
152

HAMPARAN PERAK, Keberadaan Cafe Village yang berlokasi di perkampungan Klambir V, Kecamatan Hamparan Perak, atau tepatnya diatas lahan garapan PTPN, akhir-akhir ini sangat meresahkan warga yang berdomisili disekitar lokasi Cafe Village tersebut.

Pasalnya, selain diduga menjadi tempat peredaran narkoba, di Kafe Village ini juga diketahui sering terjadi keributan dan bentrokan seperti bentrokan antar Geng Motor yang terjadi pada Sabtu (14/11/2020) malam. Kondisi tersebut membuat warga sekitar merasa sangat khawatir dan merasa tidak nyaman.

Menurut keterangan Bembeng salah seorang saksi mata, yang juga salah seorang pengunjung di cafe tersebut mengatakan, bahwa bentrokan yang terjadi dipicu akibat memperebutkan salah seorang cewek cafe (Waiters).

“Persisnya saya gak tahu, tapi yang sempat saya dengar bentrokan dipicu akibat memperebutkan salah seorang pelayan (waiters) di Cafe Vijage, ditambah keadaan pengunjung sudah pada mabuk akibat pengaruh minuman keras sehingga gampang tersulut emosi pengunjung sulit dikontrol,” ucap Bembeng.

Warga lainnya yang namanya tidak disebutkan juga mengaku sempat mendengar adanya keributan dilokasi Cafe. Namun dirinya mengaku enggan mendatangi lokasi karena takut dirinya menjadi korban salah sasaran dari kelompok yang sedang bentrok.

“Saya sempat mendengar ada keributan, tapi saya takut datang untuk melihat ke lokasi. Takutnya jika kita datangi nanti justru saya jadi korban salah sasaran dari kelompok yang sedang bertikai,” jelasnya.

Tambahnya, “Cafe Village ini memang mengundang kerawanan Kamtibmas, yang mana ditempat ini sering menjadi tempat peredaran narkoba, dan juga menjadi tempat mangkal anak-anak genk motor, sehingga di lokasi sering terjadi keributan dan juga betrokan antar anak-anak genk,” ucapnya.

Bagusnya cafe village, Sambungnya, karena selain sering menimbulkan keributan, saya melihat dilokasi ini juga tidak menerapkan protokol kesahatan, yang mana para pengunjung yang terlihat masuk ke lokasi banyak yang tidak menggunakan masker, sebaiknya ditutup saja.

Kapolsek Hamparan Perak Kompol E. Simamora, yang dikonfirmasi wartawan terkait keresahan yang dialami masyarakat mengatakan, akan menindak tegas pengusaha cafe Village jika menemukan sebagaimana yang telah disampaikan oleh masyarakat.

“Kalau memang pengusaha cafe Village melanggar protokol kesehatan, dan seringnya terjadi keributan serta peredaran obat terlarang, kami akan menindak tegas. Bila perlu akan kita tutup,” ujarnya.(TIm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here