IndependenNews.com, Sumut | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sumatera Utara melaporkan bencana banjir yang masih terjadi hingga Senin (22/11/2021) dini hari.
Petugas gabungan masih bersiaga di titik banjir. Perkembangan terakhir banjir di Kota Tebing Tinggi sebanyak 3.686 kk terdampak di 13 kelurahan. Ketinggian permukaan air berkisar 20 hingga 100 cm,” kata plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam Keterangan tertulis, Senin (22/11/2021).
Dikatakan Abdul Muhari, banjir tersebut merendam sekitar 69 hektar lahan sawit di wilayah kota tebing tinggi.
“Banjir merendam Kota Tebing Tinggi Lama, kelurahan badak berjuang, Mandailing natal dan kelurahan pasar baru di Kecamatan Tebing tinggi Kota, kemudian banjir juga menggenangi kelurahan Brohol dan bandar sakti di Kecamatan Bajemis,”ujarnya
Selain itu, Kelurahan Satria dan Tambangan Hulu di Kecamatan Pabatu, Tualang dan Persiakan di Kecamatan Padang Hulu serta Kelurahan sri Padang di Kecamatan Rambutan juga terdampak banjir.
BNPB melaporkan, saat ini intensitas hujan ringan masih berpotensi terjadi di Tebing Tinggi Sumatera Utara pada hari ini dan besok.
Oleh karena itu, masyarakat dan petugas masih bersiaga terhadap terjadinya banjir susulan beserta dampaknya. Petugas menyiagakan apabila harus melakukan evakuasi warga menuju ke tempat yang lebih aman,” kata Abdul.
Disaat yang sama, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi justru terbang ke pekan baru Riau hendak menonton pertandingan sepak bola antara PSMS medan melawan PSPS Pekan baru.
Dalam instagram story akun @edy_rahmayadi.
Edy terlihat menemui pemain PSMS medan, sebelum bertanding, ia juga memberi sejumlah wejangan kepada skuad Ayam Kinantan.
Momen itu juga diunggah akun @official psmsmedan. Akun tersebut mengutip pidato Edy di hadapan para pemain PSMS medan.
“Saya datang kesini untuk menonton kalian main, gak ada cerita, harus menang,”tulis akun tersebut. (WD/Tia)