Bea Cukai Karimun Tegah Barang Senilai Rp 892 Juta

0
53

Karimun, Independennews.com — Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe B Madya Pabean Tanjung Balai Karimun menggelar siaran pers terbuka di Aula KPPBC TMP B TBK, Rabu (27/2/19)

Anggota KPPBC Bagus Hariadi menyampaikan, Penegehan/penindakan KPPBC TMP B TBK terhadap KM Rina 1 bermuatan BKC MMEA Golongan A Merk Carslberg dan Guinnes produksi asal malaysia, diperkirakan nilai barang sebesar Rp. 892.720.000,- dan kerugian negara yang diselamatkan Rp. 204.940.800,-

Penindakan KPPBC TMP B TBK itu, dilakukan pada hari Senin (18/02/19), dengan penetepan 1 orang tersangka selaku nakhoda boat pancung berinisial BH (27) tahun.

Atas infirmasi dari BH, Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan. “BH” mengaku mendapatkan barang dengan cara ship to ship, dari kapal yang lebih besar di perairan Selat Gelam Kabupaten Karimun.

Lalu Kepala Seksi merintahkan Tim Patroli Kapal BC 500 untuk melakukan pencarian sesuai informasi dari “BH” dan kapal ditemukan diwilayah dermaga puakang bernama KM. Rina 1

“Setelah dilakukan pemeriksaan Kapal KM. Rina 1, tidak ditemukan seorang pun awak kapal. Perugas langsung mengamankan Kapal Rina 1 dengan mendereknya ke dermaga KPPBC TMP B TBK,” tutur Bagus

Lanjutnya, Dari tangan BH petugas BC mengamankan MMEA sebanyak 182 case merk carslberg dan 18 case MMEA merk guines, dan pencecahan dari KM. Rina 1 yaitu 655 case MMEA Merk Carlsberg, 487 MMEA Merk Tiger, 437 MMEA Merk Guines dan 194 Karung Pakaian Bekas.

Perbuatan pelaku melanggar pasal 56 undang-undang no. 39 tahun 2007 tentang perubahan atas undang-undang no. 11 tahun 1995 tentang cukai yaitu setiap orang yang menimbun, menyimpan, memiliki, menjual, menukar, memperoleh, atau pidana berdasarkan undang-undang (Razali)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.