independennews.com | Demak — Banjir rob kembali menggenangi jalur Pantura di wilayah Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Minggu (4/5/2025), sehingga menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Demak menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus kendaraan.
Kasat Lantas Polres Demak AKP Thoriq Azis, melalui Kanit Turjawali Iptu Khoirul, mengatakan bahwa pihaknya telah menempatkan petugas di sepanjang titik banjir untuk mengatur lalu lintas dan membantu pengguna jalan.
“Anggota telah kami tempatkan di sepanjang jalur yang terendam banjir, baik dari arah Semarang menuju Demak maupun sebaliknya,” ujar Khoirul.
Ia menjelaskan, banjir rob menggenangi jalan dengan ketinggian air antara 20 hingga 30 sentimeter. Kondisi ini menyebabkan sejumlah kendaraan, terutama roda dua dan mobil kecil, mengalami mogok di tengah jalan.
“Selain mengatur arus lalu lintas, anggota juga membantu mendorong kendaraan yang mogok akibat terendam banjir,” katanya.
Untuk menghindari kepadatan dan kemacetan, Khoirul mengimbau masyarakat agar menggunakan jalur alternatif.
“Kami sarankan pengguna jalan dari arah Demak menuju Semarang atau sebaliknya untuk melewati jalur alternatif Onggorawe–Bulusari–Wotermonsidi,” tambahnya.
Banjir rob merupakan fenomena pasang air laut yang kerap terjadi di wilayah pesisir utara Jawa, khususnya Demak, dan menjadi tantangan tersendiri bagi kelancaran transportasi nasional.(Dwi Saptono)