Banjir Redam Kota Lhoksukon Fasilitas Umum Terpaksa Di Hentikan Sementara

IndependenNews.com, Aceh Utara | Banjir juga telah melanda kawasan Ibu kota Kabupaten Aceh Utara, yakini Kota Lhoksukon, tidak hanya Pemukiman yang terdampak, bahkan sejumlah fasilitas umum seperti perkantoran pelayanan umum pemerintahan turut terendam banjir, yang menyebabkan kegiatan pelayanan terhenti, Kamis (06/10/22).

Kapolsek Lhoksukon AKP Ahmad Yani, mengatakan, Banjir Merendam Sejumlah Fasilitas Umum, seperti Polsek, kantor Kecamatan, Koramil, Dan puskesmas serta sejumlah kantor kepemerintahan lainnya, karena letaknya berada di satu komplek.

“Akibat terendam Banjir, untuk Aktivitas pelayanan Masyarakat di polsek terpaksa di hentikan sementara, namun jika ada pengaduan dari masyarakat, pihak polsek mengarahkan langsung ke Polres Aceh Utara,”ujarnya

Menaggapi kondisi saat ini, Kapolsek Lhoksukon, menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, khususnya orang tua, agar selalu mengawasi anak anaknya dengan ketat, agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Untuk di ketahui, Ada 35 Desa di Kecamatan Lhoksukon, yang terendam banjir, dampak lima Ribu Lebih Kepala Keluarga terdiri dari 20 ribu jiwa lebih terpaksa mengungsi.

Pantauan Awak Media ini dilapangan, akibat banjir ini masyarakat mengungsi ketempat-tempat aman seperti posko balai desa, mesjid dan tempat yang dirasa aman.

Masyarakat terdampak banjir saat ini membutuhkan perhatian dari pemerintah dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terutama bagi masyarakat yang pemukiman nya mengalami hantaman banjir cukup parah.(Edo)

You might also like