Asap Tebal Selimuti Wilayah Tebo Ganggu Kesehatan Masyarakat

0
105

INDEPENDENNEWS.COM, TEBO — Dalam dua bulan terakhir wilayah Kabupaten Tebo diselimuti kabut asap. Hal itu membuat Kualitas udara diwilayah Tebo semakin memburuk. Kondisi ini dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat, seperti gangguan kesehatan (ISPA) dan mata terasa perih.

“Asap tebal sangat mengganggu pemandangan saat berkendara, bahkan kesehatan terganggu akibat menghirup udara yang tercemar oleh Asap.” ujar SF Salah seorang pengendara motor saat ditemui Independennews.com, pada Rabu (31/7/19) di jalan litas kota tebo, Kelurahan Sumber Sari, Kabupaten Tebo, Jambi.

Dikatakan SF, selaku warga tebo beharap penyebab kabut asap yang selalu kerap terjadi pada musim panas seperti ini harus dianggap serius oleh pemerintah Tebo.

“Tentunya akibat asap tebal ini sangat mengganggu ksehatan masyarakat. Kita berharap pemerintah dapat segera mengatasi sumber asap sehingga tidak sampai lama terkena polusi.” ucapnya

Kondisi kabut tebal yang terjadi ini juga mendapat sorotan dari NGO ( OKSIGEN ) sebuah lembaga organisasi non pemerintah, sebagai penggiat pelestarian alam lingkungan di kabupaten tebo dan sekitar kawasan lansekap bukit tiga puluh kabupaten tebo.

“Kami sudah mengambil data dan menurunkan tim untuk melakukan investigasi penyebab timbul nya kabut asap dalam berapa bulan terakhir. Hal ini disebabkan dari muncul nya bentuk usaha baru seperti tobong pembuatan arang yang menimbulkan asap dari proses pembuatan charcoal/arang , dan ada pembukaan lahan dari masyarakat disekitar kawasan hutan penyangga, yang merupakan konsesi dari beberapa “perusahaan yang lalai dari tanggung jawabnya sebagai pemegang izin konsesi, apalagi disekitar kawasan hutan penyangga bukit tigapuluh.” ujar Chairman NGO OKSIGEN Dd

Lanjutnya, selain itu ada pelaku ilegal loging yang melakukan perambahan, kemudian perambah lainya yakni masyarakat pendatang membuka lahan kebun didalam konsesi perusahaan tersebut.

” Kami akan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dalam pengawasan dan antisipasi yang mesti nya dilakukan secara bersama peduli hal yang mengancam kesehatan, serta ekosistem alam tentu akan dapat teratasi. tidak perlu bantuan dari lsm luar, karena yang punya potensi hutan kita bukan mereka, tentu seharusnya kita lah yang lebih peduli menjaga nama baik daerah dan ini seharusnya menajadi PR kita bersama.” katanya

Dia menambahkan, hutan kita semestinya dikelola oleh pemerintah daerah, tidak seperti sekarang ini diserahkan ke lsm luar dan fakta nya, hutan kita deforestasi semakin besar di kawasan lansekap bahkan bertambah parah ‘ tutup nya (Bd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.