Alamak Sawmill Marak, Aparat Penegak Hukum Tertidur Pulas ‘Warga Resah

0
232

Muaratebo, Independennews.com — Sawmill atau penampungan kayu golondongan di Kecamatan VII Koto dan Kecamatan VII Koto Ilir marak. Hal ini mengundang reaksi masyarakat terkait asal muasal kayu yang diolah Sawmill tersebut. Kegiatan Sawmill pengolahan kayu Golondongan tersebut diduga tanpa kantongi Izin.

Salah seorang warga, Hadi kepada independennews.com, Senin (12/11/18) mengatakan, bahwa penampungan kayu golondongan atau Sawmill di wilayah kecamatan VII Koto dan Koto VII Ilir marak.

“Informasi yang kami dapat dari masyarakat, kayu kayu bulat ini diduga dirambah dari Hutan Produksi (HP) atau hutan Kawasan bukit 30.” ujar Hadi

“Kami dapat informasi bahwa kayu kayu bulat ini berasal dari Hutan Produksi yang ada didaerah Pemayungan dan dari Bukit 30,” katanya

Akibat ulah oknum mafia yang melakukan perambahan kayu menyebahkan Hutan Produksi atau bukit 30 ini jadi gundul. Guldulnya bukit 30 masyarakat telah menghawatirkan terjadinya banjir atau longsor.

“Kami meminta aparat polisi kehitanan dan Polisi segera menangkap para perambah hutan ini, jika terus dibiarkan akan berakibat fatal bagi kelangsungan hidup masyarakat. Polisi kita harapkan jangan tutup mata terhadap ulah mafia penebang Hutan 30 ini.” ujarnya geram

Hingga berita ini dimuat, belum ada pihak yang bisa dikonfirmasi . (dar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.