Aksi Unjuk Rasa Tak Ditanggapi Dewan, Pimpinan Mahasiswa Kepri Sampaikan Mosi Tidak Percaya Kepada DPRD Kepri

0
158

 

TANJUNGPINANG, Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Tanjungpinang kembali mendatangi kantor DPRD Kepri untuk menyampaikan aspirasi menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law, Selasa (13/10/20).

Kedatangan ratusan mahasiswa ini langsung disambut barisan pengamanan dari Polres Tanjungpinang, dengan cara memagari jalan masuk dengan kawat berduri.

Akibatnya mahasiswa pun tidak dapat memasuki halaman kantor DPRD. Bahkan, lebih kurang selama dua jam menyampaikan orasi, tidak ada satupun perwakilan DPRD yang menemui mahasiswa.

Merasa dicuekin, mahasiswa kemudian membubarkan aksi dan menyampaikan mosi tidak percaya kepada anggota DPRD Kepri.

“Kita menyampaikan mosi tidak percaya kepada DPRD Kepri,” kata Presiden Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji Rindi Apriyandi.

Ia mengatakan, mahasiswa hanya ingin menyampaikan aspirasi dan tidak ingin terjadi kerusuhan.

“Tuntutan kita tidak banyak, kita menuntut DPRD sebagai perwakilan masyarakat Kepri untuk menyampaikan kepada presiden untuk mengeluarkan Perpu Pembatalan UU Cipta Kerja,” ujarnya.

Ia mengaku kecewa karena aksi mereka dicueki DPRD Kepri. Ia menegaskan, akan melakukan aksi kembali agar tuntutan mereka disampaikan ke Presiden.

“Hari ini jangan menemui kita, mereka hadir saja didekat kita tidak ada, kami merasa kecewa. Dari masa aksi InsyaaAllah menyiapkan aksi kembali hingga ini selesai,” imbuhnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here