Menjadi Desa Terbaik se-Humbahas, Lantas Apa Saja Keunggulan Desa Siponjot?

IndependenNews.com – Humbahas | Desa Siponjot yang berada di wilayah Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, baru saja meraih juara pertama sebagai Desa Terbaik se-Kabupaten Humbahas.

Piagam penghargaan diterima langsung oleh Kades Siponjot Deka Seply Silaban, yang diberikan langsung oleh Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan, saat puncak perayaan Ulang Tahun Kabupaten Humbahas yang ke 22, pada 28 Juli 2025 lalu.

Tak hanya itu, Desa Siponjot juga pernah berhasil menyabet Juara III Lomba Inovasi antar Desa se-Sumatera Utara pada Tahun 2022 lalu.

Penetapan ini didasarkan pada berbagai indikator penilaian, antara lain kemajuan pembangunan desa, kualitas pelayanan publik, partisipasi masyarakat, serta keberhasilan program-program unggulan desa.

Aspek yang sangat menonjol dari Desa Siponjot adalah cetusnya panggilan ‘Desa Anti Korupsi’. Di mana pengelolaan Dana Desa yang dilakukan secara transparan dan akuntabel. Tata kelola keuangan desa dilakukan secara terbuka, melibatkan partisipasi masyarakat, dan mematuhi prinsip-prinsip akuntabilitas yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Capaian ini bukan hasil kerja individu, tetapi hasil kolaborasi antara perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta dukungan dari seluruh warga Desa Siponjot,” ujar Dekat Seply kepada wartawan, Kamis (7/8/2025).

Desa Siponjot juga menjadi percontohan dalam pelaksanaan Pendidikan Nonformal (PNF) di bidang Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA. Program ini telah memasuki tahun ke empat dan merupakan hasil kerja sama dengan Institut Teknologi Del di Laguboti melalui Memorandum of Understanding (MoU).

Pemdes Siponjot juga sudah membuat kerjasama MOu dgn 2 pertinggi Swasta Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia. Di mana setiap tahun 3 orang warga Siponjot kuliah gratis dan dapat uang saku setiap bulan.

“Kerjasama juga dilakukan dengan IT Del, di mana para dosennya menjadi juri di setiap lomba pidato Bahasa Inggris dan scrabbel”, sambung Deka.

Selain sejumlah inovasi dalam pendidikan itu, Desa Siponjot juga berkomitmen memberantas segala bentuk perjudian di daerah itu. Warung atau Lapo atau usaha kegiatan lainnya diwajibkan harus tutup paling lambat pukul 23.30 WIB setiap harinya.

“Kami juga bersama BPD telah menetapkan Perdes no 3 Tahun 2023, yang menyebut bahwa setiap hari Minggu semua usaha tutup sampai jam 12.00 WIB siang kecuali penjual minyak, sarapan pagi, dan doorsmeer”, terang Kades.

Desa Siponjot juga saat ini memiliki sebuah BumDes yang diberi nama BumDes Siponjot Jaya. Dan sudah aktif, saat ini tengah menyewa lahan 0,5 Ha selama 20 Tahun untuk lokasi usaha peternakan ayam petelur.

“Bumdes Siponjot Jaya telah menjadi distributor pupuk produksi Wilmar”, kata Deka.

Selain itu, hal yang menarik, Kades Siponjot Deka Seply Silaban tidak menerima hak berupa gaji. Gajinya ia sumbangkan untuk keperluan masyarakat di desanya.

Dan yang inspiratif, masyarakat di Desa itu juga telah sepakat untuk menggelar gotong royong setiap 1 kali dalam 2 bulan. Sehingga kondisi lingkungan bisa tertata dan bersih.

“Banyak juga kegiatan lain yang kita lakukan di Desa. Misalnya, Setiap bulan Desember merayakan Natal dan liturgi dan nyanyian bahasa inggris bersama Peserta Less Bahasa Inggris dan Matematika. Selain itu, ada Karang Taruna desa yang aktif menggelar lomba olahraga tiap tahunnya, tahun ini ada bola voli antar huta”, tutup Deka. (Rachmat Tinton)

You might also like