Peristiwa Bom Makasar, Soemardi Sinaga Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi

0
219
Foto : Soemardi Sinaga

Independennews.com, Siantar – Ketua Pemuda GKPS Haranggaol, Soemardi Sinaga buka suara terkait aksi bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu, (28/03/21) kemaren. Ia mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi atas peristiwa memilukan itu.

“Saya sangat mendukung tindakan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut sampai ke dasarnya. Karena tidak ada tempat bagi mereka yang melakukan teror di Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bumi Pertiwi kita ini,” ungkap Soemardi kepada wartawan saat mengetahui aksi bom bunuh diri tersebut, Senin (29/03/21).

Ia mengungkapkan dari berita yang ia himpun terkait peristiwa ini, bahwa pelaku aksi bom bunuh diri tersebut adalah seorang laki-laki dan perempuan. Kondisi tubuh keduanya sudah berpotongan, sehingga Kepolisian harus mengidentifikasinya lebih lanjut.

Anggota JGC Milenial dan GmnI Pematangsiantar itu juga berharap, agar semua kalangan tidak membuat isu menjadi ganas yang dapat menimbulkan perpecahan di Indonesia.

“Ayo, kita gaungkan NKRI Harga mati, dan kepada saudara/i saya, jangan mudah terprovokasi dengan kejadian ini. Patutnya Kita bersyukur dengan perbedaan, kita disatukan didalam kebhinekaan. Serta jangan takut, soal penyelidikan kita percayakan kepada pihak terkait dalam hal ini Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang penting kita dukung,” Kata Soemardi¬† mengakhiri.

Diketahui, korban aksi bom bunuh diri tersebut 20 orang mengalami luka. Diketahui pelaku berasal dari kelompok JAD terkait bom Gereja Filipina.

“L merupakan kelompok JAD yang memiliki keterkaitan dengan peristiwa pengeboman gereja Katedral Jolo Filipina Selatan pada Januari tahun 2018,” Kata Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberikan keterangan Pers.(SOP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here