PW FRN Sumbar Apresiasi Kinerja Kapolda: Terobosan Besar Penanganan Kasus dan Sistem Pelayanan Publik

Independennews.com | Padang – Ketua Persatuan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) Sumatera Barat, Indrawan, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja Kapolda Sumbar, Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, yang dinilai telah membawa perubahan nyata dalam penegakan hukum dan peningkatan kualitas pelayanan publik di wilayah Sumbar.

Menurut Indrawan, arahan strategis dan pesan-pesan tegas dari Kapolda berhasil diterjemahkan secara efektif oleh jajarannya di lapangan. Hal ini tercermin dari respons cepat dalam penanganan kasus-kasus krusial serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Salah satu contoh konkret adalah penanganan kasus pembunuhan di wilayah Pariaman. Proses pelaporan yang sebelumnya kerap lambat, kini jauh lebih cepat. Dalam kasus ini, hanya berselang sekitar empat jam dari laporan masyarakat hingga terbitnya Laporan Polisi (LP). Ini merupakan lompatan besar dalam sistem pelayanan publik,” ujar Indrawan.

Selain itu, PW FRN Sumbar juga menyoroti keberhasilan aparat dalam mengungkap kasus pembunuhan sadis dengan modus mutilasi yang sempat menghebohkan publik. Pada Selasa, 17 Juni 2025, sekitar pukul 10.27 WIB, warga Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, digegerkan oleh penemuan jasad pria mengapung di Sungai Batang Anai. Kondisi tubuh korban sangat mengenaskan—tanpa kepala, tangan, kaki, dan alat kelamin.

Kapolsek Batang Anai, Iptu Wadriadi, menyampaikan bahwa jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang hendak pergi melaut. Berkat kecepatan dan ketepatan kerja aparat, pada Kamis dini hari (19 Juni 2025), jajaran Polres Padang Pariaman telah berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku.

Tak lama berselang, ditemukan lagi jasad wanita yang diduga juga menjadi korban mutilasi di wilayah yang sama. Diduga kuat, aksi keji ini dilakukan untuk menghilangkan jejak. Jenazah selanjutnya dibawa ke RS Polri Jati guna proses identifikasi lebih lanjut oleh tim forensik.

Indrawan menyatakan bahwa respons cepat tersebut menjadi cerminan nyata pelaksanaan konsep Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang digaungkan Kapolri.

“Sejak menjabat awal tahun 2025 menggantikan Irjen Pol. Suharyono, Irjen Gatot langsung tancap gas. Bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam membenahi sistem pelayanan publik kepolisian, khususnya dalam pelaporan masyarakat yang kini lebih cepat, transparan, dan efisien,” kata Indrawan.

PW FRN Sumbar berharap langkah-langkah progresif ini terus dipertahankan dan ditingkatkan demi mewujudkan Polri sebagai institusi yang benar-benar mampu menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat secara profesional dan humanis.

“Kinerja Polda Sumbar saat ini patut menjadi contoh. Semoga sinergi antara masyarakat, media, dan aparat kepolisian terus terjalin erat demi keamanan dan ketertiban bersama,” tutup Indrawan. (Dioni)

You might also like