Independennews.com | Padang – Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Padang (UNP) menyatakan dukungan penuh terhadap program wajib ekstrakurikuler silek tradisi Minangkabau untuk SMA/SMK yang digagas oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy.
UNP mengambil peran aktif dengan melakukan riset lapangan guna mengukur kesiapan dan tantangan implementasi program tersebut di berbagai daerah. Kajian akademik ini menjadi landasan penting menjelang pelaksanaan penuh di tahun ajaran baru.
Dukungan konkret ini ditunjukkan dalam kegiatan Kuliah Umum dan Diseminasi Produk Project Based Learning (PjBL) bertema Silek dan Sakola di UNP, yang turut dihadiri oleh Wagub Vasko Ruseimy. Ia mendengarkan langsung hasil kajian dari mahasiswa FIS sebagai bentuk sinergi antara kebijakan publik dan dunia pendidikan.
Dosen Antropologi UNP, Reno Fernandes, menegaskan bahwa keterlibatan UNP bersifat substantif dan lintas disiplin, berbasis data, serta mencerminkan kolaborasi nyata antara kampus dan pemerintah daerah.(dion)