Kembangkan Desa Wisata, USM Teken MOU Dengan Desa Surodadi Sayung

penandatanganan MOU antara USM dengan Pemerintah Desa Surodadi

IndependenNews.com | Demak- USM ( Universitas Semarang ) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Semarang (USM) menjalin kerjasama strategis dengan Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengembangan pariwisata pantai. Program ini diharapkan mampu mengangkat potensi wisata bahari Desa Surodadi sekaligus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara LPPM USM dengan Pemerintah Desa Surodadi, Senin (13/01/2025)

Dalam kesempatan itu, Rektor USM Dr. Supari, S.T., M.T mengatakan, bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen USM untuk mendukung pemberdayaan masyarakat melalui sinergi, energi, pangan, pengentasan kemiskinan dan masalah pantai.

“Desa surodadi menjadi salah satu desa yang tepat untuk ditunjuk penerapan program kami karena wilayahnya di pesisir pantai,”ujarnaya

Sementara itu, Kepala Desa Surodadi, Supriyanto, juga selaku ketua desa wisata kabupaten demak menyambut baik inisiatif ini.

“Kami sangat antusias bekerjasama dengan USM. Kerjasama akan mencakup pengembangan kawasan pesisir yang terintegrasi melalui sinergi energi terbarukan, konservasi lingkungan dan pembedayaan ekonomi lokal khususnya di sektor pariwisata. Dua destinasi utama yaitu wisata mangrove pantai arnavat dan taman galaxy , Semoga ini bisa menjadi langkah awal menuju perekonomian yang lebih baik bagi masyarakat,”Harapnya

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan warga, serta mendorong Desa Surodadi menjadi desa wisata percontahan yang berhasil di Kabupaten Demak.

“Dengan adanya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat, Pantai Surodadi berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu bersaing dengan kawasan wisata lain,”tutupnya (Dwi Saptono)

You might also like