Jalan Lintas Pollung Baktiraja Berantakan  Diterjang Truk Overtonase

Jalan Lintas Pollung Baktiraja mengalami kerusakan berat akibat dilintasi truk overtonase, Senin (27/11/20023)

Humbahas, IndependenNews.com – Sepanjang hampir puluhan kilometer jalan Klas III yakni jalan lintas Kecamatan Pollung dengan Kecamatan Baktiraja mengalami rusak berat akibat dilintasi sejumlah truk bermuatan lebih. Kerusakan terjadi mulai dari ruas jalan yang berada di Simpang 3 Huta Paung, Desa Huta Paung, hingga ke Simpang Ulu Darat, Desa Parsingguran I.

Padahal, sesuai informasi yang dihimpun, sebagian besar ruas jalan tersebut baru saja diperbaiki menggunakan anggaran milyaran rupiah dari PHJD. Namun, di sejumlah titik, sudah terjadi kerusakan-kerusakan parah.

Kerusakan terjadi cukup beragam, seperti adanya lubang menganga yang tercipta di badan jalan. Banyak juga badan yang mengalami keretakan hingga aspalnya pecah dan terkelupas.

Amatan wartawan, penyebab utama kerusakan jalan tersebut ditenggarai karena kerapnya truk-truk bermuatan berat melintas dari lokasi dimaksud. Setiap harinya, ada puluhan bahkan ratusan truk bermuatan material yang melindas jalan itu.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, kebanyakan dari truk tersebut merupakan perusahaan angkutan barang material yang mensuplai bahan bangunan ke lokasi Food Estate yang berada di Dusun Sialabane, Desa Parsingguran I. Menurut warga, keseluruhan truk tersebut terkesan mengejar target dengan cara membawa muatan berlebih. Para sopir terkesan tidak peduli dengan kondisi jalan yang kian hari kian mengalami kerusakan.

“Truk-truk itu bawa material untuk Food Estate. Berat-berat kali muatan mereka. Sampai bergetar tanah dibuatnya kalau lewat”, ujar salah satu warga Desa Pollung, yang namanya enggan disebutkan, Senin (27/11/2023).

Ditambahkannya, truk-truk tersebut saat melintas, kerap beriringan-iringan hingga puluhan unit sekali lewat. Ia juga menuding, para sopir sering parkir kendaraan mereka secara sembarangan dan secara bergerombol dan memakan sebagian badan jalan, hingga mengancam pengendara lain yang melintas.

“Mereka parkir di dekat Jembatan di Parsingguran I, dekat kedai tuak itu. Pas tanjakan itu. Ramai-ramai mereka parkir tiap hari di situ. Rawan terjadi kecelakaan karena mereka parkir memakan badan jalan”, kesal warga tersebut menambahkan.

Dinas Perhubungan Kabupaten Humbang Hasundutan belum berhasil diminta keterangan terkait berita ini.

(Tinton)

You might also like