Renungan 1 Tawarikh 29:11, Bersuka Cita Menyanyi Memuji dan Memuliakan Allah

Foto : Ilustrasi

1 Tawarikh 29:11
Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala.

1 Cronicles 29:11
Yours, LORD, is the greatness and the power and the glory and the majesty and the splendor, for everything in heaven and earth is yours. Yours, LORD, is the kingdom; you are exalted as head over all

1 Kronika 29:11
Ai gok di ho do, ale Jahowa hatimbulon dohot hagogoon dohot hamuliaon dohot hatongamon dohot pujipujian; gok di Ho tahe nang saluhut na di banua ginjang dohot na di tano on! Gok di Ho do, ale Jahowa harajaon, jala dipatimbul Ho dirim di atas ni saluhut na marjujungan.

Teks renungan hari ini dikenal sebagai “Nyanyian pujian Daud”, yang melalui nyanyian pujian ini kepada kita diberi didikan dan ajaran dalam banyak perkara/hal. Lebih khusus lirik nyanyian pujian Daud (renungan) ini menuturkan tentang Tuhan Allah Israel yang kekal selamanya; bahwa segala yang ada di langit dan di bumi adalah milik-Nya; bahwa Dialah yang berkuasa atas segalanya; bersyukur dan memuji nama-Nya, Haleluya! Daud memuji Tuhan Allah Israel dari alfa (awal) sampai omega (akhir) untuk selama-lamanya. Nyanyian pujian itu dikatakan oleh Daud di hadapan mata semua jemaat (umat) Allah pada waktu itu. Daud menyatakan bahwa terpujilah Dia, Tuhan Pencipta langit dan bumi. Terpujilah Dia, dimuliakanlah nama-Nya, Allahnya, Bapa mereka, orang-orang Israel, dari kekal sampai abadi, dari zaman purba kala sampai maranata.

“Segalanya yang ada di langit dan di bumi adalah milik-Nya (…punyaMU-lah)”, melalui lirik nyanyian pujiannya, Daud menyatakan bahwa segala yang ada di langit dan di bumi adalah milik-Nya. Segala sesuatu yang ada di atas langit, di langit di bawah kolong langit, di atas bumi, di bumi dan di bawah bumi adalah milik Tuhan Allah semesta alam. Bahwa kebesaran dan kejayaan adalah kepunyaan-Nya. Bahwa semua kehormatan, kemasyhuran dan keagungan adalah milik-Nya. Bahwa semua kerajaan, negara dan bangsa adalah milik Allah. Dan Dia, Allah Bapa yang bertakhta di sorga yang kita sebut dalam nama Yesus Kristus, adalah Raja di raja, Raja dan Penguasa Tunggal di Kerajaan-Nya sepanjang masa. Haleluya! 1 Tawarikh 29:11, “Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala.” Pujian Daud kepada Allahnya sungguh sangat dahsyat dan luar biasa. Daud memuji Allah karena segala kekayaan dan kemuliaannya adalah berasal dari pada-Nya. Karena segala harta kekayaan dan kemuliaan kita, baik yang duniawi maupun yang rohani adalah anugerah dari Tuhan yang maha pemurah. Hanya Dia-lah yang berkuasa atas segala yang ada di jagat raya. Kekayaan dan kejayaan berada dalam tangan Tuhan. Dan oleh karena kuasa tangan-Nya yang ajaib, maka segala sesuatu yang hidup dapat bertumbuh, berkembang, menjadi besar, kokoh dan kuat.

“Bersyukur dan memuji nama-Nya”, Daud yang dikenal sebagai orang yang takut akan Tuhan dan suka memuji dan memuliakan nama-Nya, menaikkan ucapan syukur kepada Tuhan Allah-nya. Ia memuji dan memuliakan nama-Nya yang agung dan ajaib. Nama yang disembah, dipuji dan dimuliakannya di sepanjang hidupnya. Oleh sebab rasa syukur dan kerinduan Daud untuk memuji dan memuliakan nama-Nya yang agung, besar dan ajaib, maka Daud menggubah semua kerinduannya kepada Tuhan Allahnya menjadi lagu-lagu pujian, mazmur pujian dan ucapan syukur atau nyanyian pujian untuk memazshyurkan perbuatan tangan-Nya yang ajaib. Supaya segala bangsa di bawah kolong langit menyembah dan memuji kemuliaan nama Allah selamanya. Dengan hati yang tulus, Daud menyadari siapa dirinya dan siapa pula bangsa-Nya. Ia sadar sesadar-sadarnya, bahwa hidupnya, bangsanya dan segala miliknya, adalah milik Tuhan Allah-nya. Ia menyadari bahwa dirinya, keluarganya, kekuasannya, kerajaan, lembu, sapi, kambing, domba dan sawah, ladang dan segala sesuatu yang menjadi miliknya adalah kepunyaan Tuhan yang dipinjamkan untuk sementara baginya, selama ia menumpang hidup di dunia untuk seketika lamanya. Sebab, segala miliknya adalah dari Tuhan Allahnya. Dan karenanya, segala persembahan yang yang dipersembahkannya kepada Allah adalah dari karya perbuatan tangan-Nya yang besar dan ajaib.

Lalu, tentu kita percaya bahwa semua pribadi di antara kita sama seperti Daud dapat menggubah lirik-lirik nyanyian pujian kita kepada Allah dengan sangat luar biasa. Kita percaya bahwa semua pribadi di antara kita sudah dengan setulus hati menulis atau menggubah atau menyanyikan nyanyian pujian untuk kemuliaan-Nya. Kita percaya bahwa semua kita sudah bersorak sorai dan bersukacita menyanyi, memuji dan memuliakan nama-Nya, karena Dia sudah bekerja bagi kita dalam nama Dia, Yesus Kristus Tuhan kita serta datang bersujud, beribadah, berdoa, memuji, memuliakan, menyembah dan melayani Yesus Kristus,Tuhan kita, dengan baik, lebih baik dan sangat baik. Maka berbahagialah kita karena kita dapat menyanyikan nyanyian pujian kepada Allah dengan sangat luar biasa, karena Dia sudah memberi kita sukacita dan damai sejahtera selamanya. Rasa bahagia kita semakin sempurna Dia sudah melimpahkan kasih setia dan kasih karunia-Nya kepada kita dengan berkelimpahan.

Karena Allah sudah bekerja bagi kita dalam nama Yesus Kristus Tuhan, maka mari datang bersujud, beribadah, berdoa, memuji, memuliakan, menyembah dan melayani Yesus Kristus Tuhan kita dengan baik, lebih baik dan terbaik, karena Dia sudah menjaga, melindungi, memelihara dan memberi bagian hidup kekal yang penuh sukacita dan damai sejahtera di sorga. Amin

Tetaplah seangat dan selalu bertekun dalam doa

By : Pdt. Sikpan K.P.Sihombing, MTh,MPd

You might also like