Rugi Rp3,5M KMP Senangin Bakal Hengkang dari Rute Batam-Jagoh-Kuala Tungkal, Ini tanggapan Mantan Bupati Awe

IndependenNews.com, Lingga | Selama beroperasi KMP Senangin yang melayani rute, Batam – Jagoh ( Kabupaten Lingga) – Kuala Tungkal Merugi 3,5 miliar. Kerugian itu membuat pihak ASDP Sebagai pengelola bermaksud hengkang dan tidak lagi melayani rute tersebut, kecuali ada penyesuaian tarif dan subsidi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lingga

Menanggapi rencana ASDP ini mantan Bupati Lingga, H.Alias Wello dengan sapaan akkrabnya Awe, Selasa (21/03/2023). Menyampaikan Pemerintah Kabupaten Lingga harus segera memberikan solusi agar jalur lintasan Kapal Roro Batam-Jagoh-Kuala Tungkal tetap beroperasi.

“Kepada Bupati dan Wakil Bupati, saya meminta agar segera pergi langsung ke Kementerian Perhubungan. Untuk mengambil solusi, karena Roro merupakan transportasi penghubung membawa barang kebutuhan masyarakat antar pulau,”ujarnya

Awe juga mengatakan, bahwa kondisi perekonomian masyarakat seperti sekarang ini sedang terpuruk, jangan ditambah berat dengan kenaikan harga kebutuhan pokok secara langsung akibat naiknya ongkos kapal Roro, dikarenakan penyesuaian harga.

“Moda transportasi Kapal Roro lintasan Batam-Jagoh-Kuala Tungkal adalah rute vital untuk transportasi distribusi kebutuhan pokok di Kabupaten Lingga. Bila rute dihentikan akan berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat di Kabupaten Lingga,”terang Awe.

Terkait Kerugian Rp 3,5 M yang disebutkan ASDP, tambah Awe, dia mengatakan bahwa angka tersebut tidak lah besar.

“Saya fikir bukan angka yang besar. Pemkab Lingga bisa berkoordinasi dengan Pemprov Kepri dan Pemkab Tanjung Jabung untuk melakukan sharing anggaran. Dan ini adalah pelayaran plat merah. Jadi jangan bicara “untung rugi” jika untung bagus, kalau tidak tingkatkan pelayanannya, ujar Awe.

Kapal Roro merupakan program Nasional tol laut yang dicanangkan presiden Jokowi. Setelah masuk ke Lingga pemerintah daerah harus dapat menjaganya,” tutup Awe. ( juhari )

You might also like