IndependenNews.com, Taput | Fasilitas meubileur seperti Meja dan Kursi beberapa gedung sekolah yang baru dibangun di Kab.Tapanuli Utara (Taput) dinilai tidak layak pakai.
Demikian disampaikan Patar Lumban Gaol, kepada independennews.com, Jumat(13/1/2023) saat ditemui di bilangan kota Tarutung, Taput, Sumatera Utara.
Dikatakan Patar, ,fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar dikelas tersebut banyak memakai fasilitas tambal sulam dengan tripleks. Seperti SMP N.1Sipoholon, dimana gedung kelas yang dibangun tahun 2021 masih mamakai meja dan kursi yang lama. Bahkan sejumlah meja dan kursi harus diperbaiki oleh guru dan murid.
“Kok Bangunan dengan biaya miliyaran rupiah memakai meubileur tambalan, apakah bangunan baru tidak seiring dengan pengadaan meubileur.? ujar Patar bertanya
Lebih lanjut Patar mengatakan, hal serupa juga dialami SMP.N 1 Siatas Barita, yang mana terdapat ruangan baru yang kosong meubilaeur. Sementara yang ruangan untuk kegiatan belajar mengajar menggunakan fasilitas lama.
Dan kondisi itu juga diakui oleh kepala sekolah SMP.N 1 Sipoholon Monang Manurung,S.Pd, bahwa gedung kelas baru yang disekolahnya masih memakai fasilitas lama. Kendati pengusulan sudah diajukan kepada Dinas Pendidikan Kab.Taput
“Memang meubileur lama, tapi sudah ada pengusulan ke dinas” ungkap Monang Manurung.
Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan Kab.Taput M.Marbun saat dikonfirmasi melalui aplikasi WA, belum memberi jawaban
(Maju Simanungkalit)