Endro Hermono Gelar BIMTEK Tingkatkan Kapasitas Petani dan Pengusaha Hortikultura Tulungagung

IndependenNews.com, Tulungagung | Ir. Endro Hermono, MBA, Anggota Komisi IV DPR-RI secara resmi membuka acara Bimbingan Teknis (BIMTEK) Peningkatan Kapasitas Petani/Pelaku Usaha Hortikultura pada Rabu, 21 Juni 2022. Bertempat di Jepun Resto Jl. Mayor Sujadi Tulungagung.

BIMTEK ini bekerja sama dengan Kementerian Pertanian serta Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung dan dihadiri sekitar 150 peserta oleh petani dan pelaku usaha hortikultura dari berbagai wilayah kecamatan di Tulungagung.

Dalam sambutan pembukaannya Endro Hermono menyinggung permasalahan kemiskinan di sektor pertanian dan nelayan yang merupakan sektor krusial dan merupakan sebuah sektor usaha yang memiliki jumlah terbanyak di negara Indonesia.

Ada dua hal penting yang menjadi penyebabnya, yang pertama adalah permasalahan tehnis produksi dimana meskipun memiliki tanah yang subur dan air yang melimpah, namun banyak hama tanaman dan penyakit yang menyerang.

“Untuk mengatasi masalah ini kita bisa mencontoh negara Singapura dalam hal penanganan serangan serangga, dimana untuk mengatasi nyamuk dengan cara berternak nyamuk, yaitu dengan membudidayakan nyamuk mandul akhirnya nyamuk yang subur tidak menghasilkan telur lagi, hal ini bisa di aplikasikan kepertanaian dengan cara memodifikasi wereng mandul untuk mengawini wereng subur supaya wereng yang subur tidak bisa bertelur lagi.

Permasalahan yang kedua adalah permasalahan pasca panen dan pemasaran hasil pertanian. Untuk mengatasi masalah ini semua stake holder tengah berupaya untuk bisa membuat sistem yang terintegrasi secara digital yang menyasar sektor yang lain agar penanganan hasil pertanian bisa memiliki pasar yang luas. Salah satu pasar yang perlu digarap agar hasil panen bisa dibeli dengan harga yang kompetitif adalah memasuki sektor Pariwisata yang tengah naik daun pasca pandemi covid-19.

Sebagai nara sumber pada acara ini adalah Endar Heri Susanto, SP, Sub Koordinator Pengawasan Mutu Benih Direktorat Jenderal Pembenihan Holtikultura Kementerian Pertanian dan Muhammad Mahmudi, Kepala Bidang Tanaman Holtikultura Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung. Dalam penyampaiannya, Endar memaparkan Program pemerintah bernama Kampung Buah. Kedepannya program ini akan dirancang untuk memudahkan petani buah dalam memasarkan hasil pertaniannya dengan cara mencari pasar potensial melalui program yang sudah berdiri di 900 tempat diseluruh Indonesia. Termasuk juga untuk nelayan, dimana pemasaran hasil perikanan bisa berkolaborasi dengan tempat-tempat wisata yang sudah terdigitalisasi supaya bisa mendapatkan harga yang kompetitif.

Salah seorang peserta dari kecamatan Ngunut, Fatkurohman (40) menunjukkan rasa senangnya mengikuti BIMTEK ini pasalnya baru saja tahu mudahnya mencari pasar diseluruh Indonesia dengan program pemerintah yaitu Kampung Buah. “Saya tidak menyangka setelah saya mendengarkan langsung pemaparan dari Pak Endar saya sebagai petani alpukad yang kesulitan mencari pembeli dengan harga tinggi tadi bisa dikirim ke daerah Bogor dan Jakarta melalui program ini. Semoga nanti pas alpukad saya panen saya bisa mengirim ke Kampung buah dengan harga yang lumayan”, Ungkapnya. (Bud)

You might also like