IndependenNews.com, Taput | Sekretaris Daerah (Sekda) Kab.Tapanuli Utara(Taput) Indra Simare mare, menyampaikan bahwa kondisi Covid-19 di wilayah Kabupaten Taput berada pada Level 3.
Hal ini disampaikan nya, usai menghadiri Musrenbang Kec.Tarutung, Jumat (10/3/22)
Dikatakan Indra Simare-mare, peningkatan Covid 19 dari level 2 ke level 3 diakibatkan adanya klaster baru yang terjadi di Seminarium dan IAKN Kec.Sipoholon.
“Itu penyebabnya klaster yang terjadi di Seminarium sama di IAKN makanya langsung naik” ujar Indra simare mare.
Untuk mengantisipasi kondisi saat ini selain pembatasan kegiatan, langkah konkrit yang lain menurut Sekda adalah tetap melakukan operasi yustisi untuk penegakan prokes.
Ditambahkan Indra, untuk kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sekolah akan ditiadakan pada desa-desa yang termasuk zona merah. Sedangkan desa yang di zona hijau PTM tetap bisa dilaksanakan.
“Bagi desa-desa yang berstatus zona merah, pembelajaran Tatap muka kita tiadakan. Sedangkan desa desa yang bersitatus zona hijau pembelajaran tatap muka bisa dilaksanaian,” imbuh Indra Simare mare
Terpisah, Tombang marbun anggota DPRD Taput dari partai Golkar usai vaksin tahap III menanggapi kondisi covid-19 sudah pada Level 3, berharap agar setiap warga atau masyarakat menjaga prokes dan jangan takut untuk di vaksin
“Kami dari DPRD Taput mengharapkan kepada semua golongan masyarakat Tapanuli utara, jangan takut Vaksin.!!. Karena vaksin sangat berfaedah untuk melindungi kita dari tertularnya Covid 19,” ujar Tombang.
Namun kendati pada Level 3, Tombang marbun yakin Pemkab Taput beserta Kepolisian dan TNI bisa mengatasi dan menanggulangi kondisi tersebut sehingga penurunan level bisa secepatnya.
“Mudah-mudahan berkat upaya kita bersama dengan berbagai pihak seperti pihak kepolisian dan TNI, dan semua stack holder kondisi covid 19 bisa menunjukkan trend melandai.” pungkas Tombang Marbun (Maju simanungkalit)