Baru Beberapa Bulan Selesai Dikerjakan, Pengaspalan di Parsingguran II Babak Belur, Dinas PUTR Humbahas Bungkam

IndependenNews.com – Humbahas | Meski baru beberapa bulan usai rampung dikerjakan, proyek pengaspalan jenis lapen (lapisan penetrasi) di Dusun VII, Desa Parsingguran II, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), sudah mengalami kerusakan parah alias babak belur.

Pengamatan wartawan, pada badan aspal di beberapa titik telah terlihat sejumlah lubang menganga.

Lubang yang terdapat pada badan jalan memiliki ukuran kedalaman yang bervariatif, mulai 2 cm bahkan 5 cm. Selain itu, terdapat juga kondisi aspal yang sudah terkelupas dan mengalami pergeseran.

Di beberapa lokasi lainnya, tampak juga rerumputan yang tumbuh subur menembus aspal. Hal itu diduga karena pemasangan material batu dan aspal yang terlalu irit hingga memungkinkan ditumbuhi rerumputan.

Informasi diterima dari salah satu warga setempat, Banjarnahor, proyek pengaspalan itu baru selesai di kerjakan pada akhir Desember 2025 lalu.

Proyek itu dulunya dikerjakan oleh perusahaan CV Maju Olah Mandiri dengan nilai Rp 149.444.000,- dan dengan Nomor Kontrak SPK/02/PPK.PUTR-BM/P.APBD/60788512/XI/2025.

“Volume proyek itu memiliki ukuran panjang pengaspalan 270 meter dengan lebar 3 meter”, ungkap Banjarnahor, Senin (4/5/2026).

Ia menambahkan, di awal pengerjaan, dirinya sudah memiliki keraguan terhadap kualitas pengaspalan tersebut. Menurutnya, dari pengamatan yang ia lakukan saat proses pengerjaan, kondisi material yang dipasang pihak kontraktor kerap terlihat tidak sesuai spek.

“Hal itu ditandai dengan pemasangan material batu atau BS yang terlalu irit. Fotonya ada sama saya”, ketusnya.

Selain itu, ia juga menduga, kontraktor menggunakan aspal bekas sehingga berdampak pada kualitasnya yang rendah.

“Saya melihat ada 2 drum aspal yang sudah terbuka di bawa dari luar, kemudian dibakar di sini”, sambungnya.

Sementara pihak Dinas PUTR Humbahas hingga kini belum berhasil dikonfirmasi terkait proyek tersebut.

Kabid Bina Marga PUTR Humbahas Tulus Sipahutar yang sudah berulangkali berusaha dikonfirmasi ke kantornya, belum berhasil dijumpai. 

Pesan yang dikirim awak media  sejak Minggu lalu melalui Whatsapp (WA) ke nomor Tulus Sipahutar juga hingga kini belum direspon. (Rachmat Tinton)

You might also like