Kepala SMA Negeri 1 Lareh Sago Halaban: Ramadan Sebagai Ruang Penyucian Jiwa dan Penguatan Karakter Generasi

Foto : Kepala SMA Negeri 1 Lareh Sago Halaban, Drs. Masdal Fitri, M.Si, menyampaikan pesan Ramadan 1447 Hijriah sebagai momentum penyucian jiwa dan penguatan karakter generasi muda di lingkungan sekolah. Selasa (24/2/2025).

Independennews.com | Lima Puluh Kota — Menyambut datangnya Ramadan 1447 Hijriah, keluarga besar SMA Negeri 1 Lareh Sago Halaban menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh peserta didik, majelis guru, tenaga kependidikan, orang tua/wali murid, alumni, serta masyarakat sekitar.

Kepala SMA Negeri 1 Lareh Sago Halaban, Drs. Masdal Fitri, M.Si., menyampaikan bahwa Ramadan bukan sekadar peristiwa tahunan dalam kalender Hijriah, melainkan momentum spiritual yang sarat makna untuk membangun kesadaran diri, memperhalus budi pekerti, dan memperkuat fondasi moral generasi muda.

Dalam keterangannya, Selasa (23/2/2026), ia menegaskan bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya berfokus pada capaian akademik.

“Di sekolah, kami tidak hanya mendidik kecerdasan intelektual. Kami menanamkan nilai. Ramadan adalah madrasah kehidupan yang mengajarkan keikhlasan, kesabaran, pengendalian diri, serta empati terhadap sesama,” ungkapnya.

Menurutnya, di tengah tantangan dunia pendidikan modern yang semakin kompleks, penguatan karakter menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Prestasi tanpa akhlak akan kehilangan arah, dan pengetahuan tanpa iman akan mudah goyah.

Karena itu, Ramadan harus dimaknai sebagai ruang refleksi bagi seluruh warga sekolah untuk menata kembali niat, memperbaiki sikap, serta memperdalam pemahaman bahwa belajar dan bekerja adalah bagian dari ibadah.

Ia juga mengajak para peserta didik untuk menjadikan puasa sebagai latihan integritas. Tetap jujur meski tidak diawasi, tetap disiplin meski dalam kondisi lelah, dan tetap berbuat baik meski tanpa pujian. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, adalah fondasi penting dalam membentuk pribadi yang tangguh dan bertanggung jawab.

“Kita ingin melahirkan generasi yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara emosional dan kokoh secara spiritual. Ramadan memberi kesempatan kepada kita semua untuk memulai itu dari diri sendiri,” tambahnya penuh harap.

Di akhir penyampaiannya, Masdal Fitri menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Lareh Sago Halaban.

Ia berharap Ramadan 1447 H menjadi titik balik lahirnya generasi yang lebih peduli, lebih rendah hati, dan lebih bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.

Semoga setiap doa yang terpanjat, setiap ayat yang dibaca, dan setiap kebaikan yang dilakukan menjadi cahaya yang menerangi perjalanan pendidikan di SMA Negeri 1 Lareh Sago Halaban — hari ini dan di masa yang akan datang.
(Dion)

You might also like