Independennews.com | Padang — Suasana SMAN 6 Padang tampak berbeda ketika Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari hadir meninjau implementasi Panel Integratif Digital (PID) serta progres revitalisasi sekolah. Kunjungan ini bukan sekadar agenda inspeksi, tetapi representasi perhatian pemerintah terhadap dua program prioritas Presiden Prabowo Subianto: perluasan akses pengetahuan dan peningkatan kualitas pembelajaran bagi generasi muda Indonesia.
Qodari meninjau sejumlah ruang kelas yang kini dilengkapi PID, ruang-ruang baru hasil revitalisasi, serta fasilitas pendukung lainnya. Setiap sudut sekolah menunjukkan semangat baru: teknologi digital mulai diintegrasikan dalam kegiatan belajar, membuat proses pembelajaran lebih interaktif dan mudah diakses. Ia berdialog dengan guru dan siswa—menanyakan manfaat PID, tantangan implementasi, hingga perubahan ritme belajar.
Wajah-wajah siswa tampak antusias ketika mendemonstrasikan bagaimana PID membantu mereka memahami materi secara lebih visual dan interaktif. Para guru pun mengakui bahwa sistem ini mempermudah penyampaian materi sekaligus meningkatkan partisipasi siswa di kelas.
“Kami berharap percepatan dapat segera dilakukan agar seluruh pekerjaan tuntas sesuai target pada 15 Desember 2025,”
tegas Qodari, menekankan pentingnya penyelesaian revitalisasi agar manfaatnya dapat segera dirasakan.
Kepala Sekolah SMAN 6 Padang: PID Mengubah Semangat dan Pola Belajar
Kepala Sekolah SMAN 6 Padang, Haryanti, mengungkapkan rasa syukur atas komitmen pemerintah dalam menghadirkan fasilitas belajar modern.
“Kehadiran PID dan revitalisasi sekolah benar-benar membawa angin segar. Guru dan siswa lebih semangat, lebih adaptif terhadap teknologi, dan pembelajaran menjadi jauh lebih interaktif,”
ucap Haryanti, Senin (8/12/2025).
Apresiasi dan Harapan untuk Transformasi Pendidikan
Di akhir kunjungannya, Qodari memberikan apresiasi kepada seluruh civitas SMAN 6 Padang yang dinilai telah melaksanakan program pemerintah secara baik dan bertanggung jawab.
“Selamat kepada SMAN 6. Program pemerintah telah dijalankan dengan baik di sini. Insyaallah, ruang-ruang baru ini akan meningkatkan kualitas pendidikan dan membuka peluang lebih luas bagi masa depan generasi muda,”
pungkasnya.
Kunjungan ini menegaskan kembali komitmen pemerintah pusat bahwa transformasi pendidikan harus dirasakan merata, dari kota hingga pelosok, tanpa ada sekolah yang tertinggal. SMAN 6 Padang menjadi contoh nyata bagaimana inovasi digital dan revitalisasi infrastruktur dapat mengubah wajah pendidikan, menghadirkan semangat baru, serta membuka cakrawala pengetahuan bagi setiap siswa.
(Dioni)