Sinergi Polisi, TNI, dan Pemerintah Desa di Sungai Jubar**
Independennews.com | Demak – Sungai Jubar di Desa Klitih, Kecamatan Karangtengah, menjadi lokasi penting penguatan kesiapsiagaan bencana oleh Polres Demak. Pada Kamis (27/11/2025), Satuan Samapta (Sat Samapta) menggelar pelatihan intensif Search and Rescue (SAR) perairan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi banjir yang rutin mengancam wilayah tersebut.
Latihan ini bukan sekadar agenda seremonial. Di sepanjang tepian sungai, polisi, aparat TNI, perangkat desa, hingga Linmas berdiri dalam barisan yang sama—sebuah pesan kuat bahwa mitigasi bencana adalah kerja bersama, bukan tugas satu lembaga semata.
Kasat Samapta Polres Demak, AKP Setiyo, memimpin langsung jalannya kegiatan. Ia didampingi jajaran Kanit Turjawali, Kanit Obvit, dan Kanit Dalmas. Hadir pula Danramil 09/Karangtengah Kapten Suparmin beserta anggota, Kepala Desa Klitih Firdos, S.E., perangkat desa, dan Linmas sebagai wujud kolaborasi lintas sektor.
“Kolaborasi ini adalah kunci. Kami tidak hanya meningkatkan kemampuan personel Polres Demak, tetapi juga membekali Linmas Desa Klitih dengan SOP SAR agar mereka siap ketika bencana benar-benar terjadi,” ujar AKP Setiyo.
Pelatihan berjalan intens dan realistis. Para peserta dilatih menghadapi berbagai skenario kedaruratan di air, mulai dari menurunkan perahu karet dalam waktu singkat, mengendalikan perahu di arus sungai, hingga melakukan pertolongan pertama bagi korban yang terjebak di perairan.
Adapun materi inti yang diberikan meliputi:
Teknik menurunkan dan menaikkan perahu secara cepat dan akurat
Pengendalian perahu di arus deras
Prosedur penyelamatan korban di air
Teknik mendayung serta menaiki perahu secara efisien
Menurut AKP Setiyo, seluruh kemampuan tersebut merupakan kebutuhan vital mengingat Kabupaten Demak termasuk wilayah rawan banjir di Jawa Tengah.
“Tujuannya satu: memastikan personel kami siap bergerak tanpa ragu saat masyarakat membutuhkan bantuan,” tegasnya.
Ketika latihan usai, permukaan Sungai Jubar kembali tenang. Namun bagi para peserta, kegiatan hari itu meninggalkan bekal penting—bahwa kesiapsiagaan bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga tentang keberanian, kedisiplinan, dan kekompakan lintas institusi.
Dengan pelatihan seperti ini, Polres Demak bersama TNI dan pemerintah desa semakin solid untuk menjadi garda terdepan dalam penyelamatan warga ketika bencana melanda.
(Ganang)