Trenggono Harapkan Sekolah Perikanan Berwiraswasta Penyokong Industri Dalam Negeri

0
143

 

Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono berharap lulusan sekolah perikanan menjadi salah satu penyokong tegaknya industri perikanan dalam negeri.

Dilansir media Tempo.co, “Lulusan-lulusan ini kita berdayakan di dalam negeri saja,” kata Trenggono dalam keterangan tertulis, Ahad, 07 Februari 2021.

Sakti Wahyu juga mengungapkan, selain bekerja di industri, alumni sekolah juga didorongnya berwiraswata. Baik menekuni bidang penangkapan, budidaya, pemasaran maupun usaha pengolahan produk perikanan.

Menurutnya, para alumni dapat memanfaatkan dana Badan Layanan Umum (BLU) yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) KKP. Maupun dana kredit perbankan yang didukung pemerintah, yakni dana Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Wahyu menjelaskan keberadaan para alumni sekolah kelautan dan perikanan sangat bernilai sebab Maluku sedang dikembangkan menjadi Lumbung Ikan Nasional (LIN).

Pemerintah segera membangun pelabuhan perikanan terpadu yang nantinya akan membutuhkan banyak tenaga kerja untuk mendukung jalannya proses produksi.

Ahmad Jais Ely selaku Kepala Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Waiheru menjelaskan sebanyak 66% dari total lulusan bekerja di sektor swasta di dalam dan luar negeri. Mereka yang bekerja di luar mencapai 1.845 orang. Kemudian 15,2% lainnya didorong untuk berwirausaha. “Sisanya ada yang menjadi PNS, TNI/Polri dan melanjutkan pendidikan,” ujar Jais

Menurutnya, lulusan SUPM Waiheru yang kini mengalami peningkatan status menjadi Politeknik Kelautan dan Perikanan Maluku memang diplot menjadi sumber daya siap kerja. Sebab pola pendidikan yang diterapkan adalah sistem teaching factory yakni lebih banyak praktik. “Perbandingannya 70 persen praktik, sisanya teori,” Ungkapnya (S)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here