independennews.com | Demak — Suasana haru dan penuh penghargaan menyelimuti Pendopo Satya Bhakti Praja pada Rabu (9/4/2025), saat Pemerintah Kabupaten Demak menggelar acara purna tugas Wakil Bupati Demak periode 2021–2025, KH. Ali Makhsun, S.Ag, M.Si. Acara ini menjadi momen refleksi atas pengabdian beliau sekaligus ungkapan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan selama menjabat.
KH. Ali Makhsun hadir didampingi sang istri, Ny. Khadijah Ali Makhsun. Bupati Demak, dr. Hj. Esti’anah, S.E., bersama suami, turut hadir dan memberikan penghormatan secara langsung. Tampak pula sejumlah pejabat penting dari unsur Forkopimda dan perangkat daerah, antara lain Ketua DPRD, Dandim, Sekretaris Pengadilan Negeri, perwakilan Polres, Sekretaris Daerah beserta istri, Asisten II dan III, para kepala OPD, camat, serta pimpinan BUMD se-Kabupaten Demak.
Dalam sambutannya, KH. Ali Makhsun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diterimanya selama menjabat. Ia mengungkapkan, kebersamaan dengan seluruh unsur pemerintahan menjadi kekuatan utama dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya merasa terhormat telah diberi amanah dan kesempatan untuk mengabdi. Terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Semoga sinergi yang telah terbina terus berlanjut,” tuturnya dengan nada penuh haru.
Sementara itu, Bupati Demak menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi KH. Ali Makhsun selama mendampingi kepemimpinan di periode 2021–2025. Ia menyoroti sejumlah capaian penting yang turut diinisiasi oleh sang wakil bupati, termasuk penurunan angka stunting dan kemiskinan di Kabupaten Demak.
“Purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari perjalanan baru. Kami berharap Bapak KH. Ali Makhsun tetap berkontribusi melalui pemikiran dan peran sosialnya demi kemajuan Demak,” ujar Bupati Esti’anah.
Ia juga menyampaikan bahwa sejatinya acara ini direncanakan sebelum Ramadan, namun silaturahmi tidak mengenal waktu. Bupati pun memohon maaf apabila dalam kerja sama terdapat perbedaan pandangan atau kekhilafan komunikasi.
Acara purna tugas ini menjadi penutup yang penuh makna bagi masa jabatan KH. Ali Makhsun, sekaligus pembuka harapan bahwa pengabdiannya akan terus berlanjut dalam bentuk yang lain di tengah masyarakat.(Dwi Saptono)