Situs PPDB DKI Hari Pertama Error, Netizen Menjerit

0
109

 

Independennews.com, Jakarta – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk jenjang SD, SMP, SMA dan SMK tahun ajaran 2021/2022 dibuka hari ini, 7-9 Juni 2021.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pendaftaran PPDB kali ini dibuka hanya diperuntukkan bagi warga di DKI Jakarta saja.

Namun, pendaftaran PPDB yang baru saja dimulai sudah mendapatkan banyak sekali keluhan dari calon peserta didik. Pasalnya warga yang hendak mendaftar tidak bisa  karena mendapati jaringan error pada laman pendaftaran PPDB.

Hal itu menjadi viral dan banyak netizen yang membuat tanda pagar (tagar) #SIDANIRA pada, Senin (07/06/21) di akun twitter dengan keterangan penuh kesal.

Seperti unggahan seorang pengguna akun @sheilaahanii, ia mengaku dirinya mengambil cuti dari pekerjaannya demi mendaftarkan adiknya secara online.

“Gue sampe cuti kerja demi fokus daftar Sidanira adek gue. Sidanira nya malah ngajak tawuran,” cuitnya.

Hal yang sama juga diunggah oleh @agus565656, Ia mengaku mendapati masalah interkoneksi dengan Sidanira mulai dari pagi hari tadi.

“Sampai skrg masih terjadi gangguan masih terjadi interkoneksi dengan sistem Sidanira dari jam 08.00…… sampai kpn ini?,” cuitnya.

Unggahan berisi kekesalan warga DKI tersebut sembari menyertakan tanda di akun @PPDBDKI yang merupakan akun resmi milik PPDB DKI Jakarta. Namun tidak satupun mendapat tanggapan atau balasan dari akun PPDBDKI tersebut.

Untuk informasi, adapun jalur yang disediakan pada PPDB tahun 2021 ada 4 jalur yakni jalur prestasi, afirmasi, zonasi dan jalur pindah tugas orang tua dan anak guru seperti dikutip dari akun resmi @PPDBDKI.

Jalur prestasi merupakan apresiasi bagi anak yang menunjukkan prestasi di bidang akademik maupun non-akademik. Sedangkan Jalur afirmasi diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga yang kurang mampu.

Jalur zonasi, adalah jalur bagi anak-anak yang berdomisili di wilayah zonasi yang telah ditetapkan dengan memperhatikan sebaran sekolah, domisili calon peserta didik dan kapasitas daya tampung sekolah yang disesuaikan dengan ketersediaan jumlah anak usia sekolah pada setiap jenjang di daerah tersebut.

Dan yang terakhir jalur pindah tugas orang tua dan anak guru yaitu kesempatan untuk anak-anak dari keluarga yang orangtuanya pindah tugas dan bagi anak guru yang ingin bersekolah di tempat orangtuanya bertugas.(SOP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here