PWI Jawa Tengah Gelar Halal Bihalal di Momentum Idul Fitri 1446 H

Independennews.com | Semarang – Dalam rangka merayakan Idul Fitri 1446 H, keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah menggelar acara halal bihalal di Gedung Pers, Jalan Tri Lomba Juang No 10, Mugassari, Semarang. Acara yang diselenggarakan pada Kamis (24/4) ini mengusung tema “Satu Hati, Satu Visi” dan diisi dengan tausiyah oleh Drs KH Ahmad Hadlor Ihsan.

Meskipun berlangsung dalam suasana sederhana dan kondisi yang terbatas akibat renovasi gedung, acara ini tetap menciptakan keakraban di antara para peserta. Dalam kesempatan tersebut hadir berbagai tokoh, termasuk Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Jawa Tengah, Moch Faizin, anggota pembina Yayasan Alumni Undip (pengelola USM), Ir Soeharsojo IPU, Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi, Setiadi, serta mantan Ketua PWI Jateng, Soetjipto SH, dan Ketua PWI Surakarta, Anas Syahirul Alim.

Ketua PWI Jateng, Amir Machmud, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena dapat kembali menggelar halal bihalal sebagai bagian dari tradisi yang telah lama dijalankan. Ia menggarisbawahi pentingnya tema “Satu Hati, Satu Visi”, dengan bertekad menjadikan hati sebagai ukuran dalam membangun interaksi dan komunikasi, tidak hanya di antara pengurus, tetapi juga dengan mitra kerja.

“PWI berusaha menjembatani kepentingan wartawan dan instansi lain agar dapat saling memahami tujuan bersama,” ujar Amir.

Dalam tausiyahnya, KH Ahmad Hadlor Ihsan menekankan bahwa profesi wartawan memiliki peran yang sangat mulia, bahkan di zaman Rasulullah Muhammad. “Dari mana kita tahu tentang Rasul, jika tidak ada yang mewartakan?” ucapnya. Ia mencontohkan sosok Abu Hurairah, sahabat Nabi yang dikenal sebagai pewarta kehidupan Rasul.

Kiai Hadlor juga menjelaskan jalur informasi mengenai Nabi yang dimulai dari Abu Hurairah, diteruskan oleh Abu A’la Al hingga Imam Muslim, yang bisa bertahan selama ribuan tahun. Ia mengajak para hadirin untuk menjaga kesehatan jiwa pasca-Ramadan, mengingat pentingnya keseimbangan antara jiwa dan raga.

“Jiwa yang sehat sangat penting, karena jiwa yang buta dapat membahayakan. Oleh karena itu, mari kita jaga kesehatan jiwa kita setelah melewati bulan suci,” tandasnya.

Acara halal bihalal ini mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen PWI Jawa Tengah dalam menjaga hubungan yang harmonis di antara wartawan dan mitra kerjanya.(Dwi Saptono)

You might also like