independennews.com | Demak – Menjelang mudik Lebaran 2025, Polres Demak mengambil langkah proaktif untuk memastikan kelancaran lalu lintas dengan menyiagakan Tim Pengurai di setiap titik rawan. Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugraha, menyampaikan hal ini saat melakukan monitoring di pos pengamanan Mranggen Demak pada Selasa (25/3).
“Kami ingin memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pemudik yang pulang ke kampung halaman. Oleh karena itu, tim pengurai ini ditugaskan di sejumlah titik yang kami anggap rawan, baik di jalur tol maupun jalur Pantura yang membentang sejauh 43 kilometer, dari Kecamatan Sayung hingga Karanganyar,” jelas Kapolres.
Dia menambahkan, pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap titik-titik strategis yang berpotensi mengalami kepadatan arus, seperti exit tol Sayung, Kadilangu, Pos Polisi Halte Buyaran, Pos Polisi Kracaan, serta Polsek Mranggen.
Tim pengurai arus lalu lintas terdiri dari sepuluh personel yang menggunakan sepeda motor. “Kami percaya, dengan menggunakan sepeda motor, pergerakan tim akan lebih dinamis dan responsif ketika kepadatan terjadi di sudut-sudut wilayah Demak,” ungkapnya. Kapolres menjelaskan, terdapat empat tim pengurai yang siap sedia untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di daerah tersebut.
Kapolres memperkirakan sejumlah titik kepadatan yang mungkin akan muncul di Kabupaten Demak, antara lain banjir rob di Kecamatan Sayung, exit tol Kadilangu dan Sayung, serta di sejumlah pasar seperti Pasar Buyaran, Pasar Bintoro, Pasar Dempet, Pasar Mranggen, dan pertigaan Kracaan.
“Diperkirakan volume kendaraan akan meningkat menjelang Lebaran. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada pemudik dan masyarakat di Kabupaten Demak untuk selalu berhati-hati dan waspada dalam berkendara demi keselamatan bersama,” tutup Kapolres.
Dengan upaya ini, Polres Demak berkomitmen untuk menciptakan arus mudik yang aman dan lancar, memberikan rasa tenang bagi seluruh pemudik yang berangkat ke kampung halaman mereka.(Dwi Saptono)