independennews.com | Demak – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Demak yang ke-522 yang jatuh pada 28 Maret 2025, Pemerintah Kabupaten Demak menyelenggarakan acara Selamatan dan Doa Bersama. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Satya Bhakti Praja pada Kamis, 27 Maret 2025, dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Bupati Demak, dr. Hj. Esti’anah, S.E., para perangkat daerah, alim ulama, serta perwakilan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), organisasi kemasyarakatan (Ormas), dan masyarakat setempat. Total peserta yang hadir mencapai 450 orang.
Acara dimulai dengan Istighosah dan Tahlil, dilanjutkan dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan Kabupaten Demak. Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, S.IP., menyampaikan bahwa akan ada distribusi 5.000 paket sembako untuk Ramadhan 2025. Setiap paket terdiri dari 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, kecap, dan mi instan. Bantuan ini akan disalurkan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ormas, dan lembaga keagamaan kepada para mustahik yang sesuai dengan delapan asnaf penerima zakat.
Selain itu, BAZNAS juga melaporkan penerimaan zakat fitrah 2025 dari muzaki yang mencapai Rp385.585.000. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk pengadaan sekitar 25 ton beras serta biaya distribusi dan pengemasan. Penyaluran bantuan dilakukan ke berbagai pihak, termasuk kecamatan yang masing-masing akan mendapatkan 100 kg, desa/kelurahan 50 kg, serta lembaga keagamaan dan sosial, termasuk komunitas nelayan. Pada acara ini, 400 paket sembako, santunan untuk 50 anak yatim piatu, serta zakat fitrah bagi kaum dhuafa diserahkan secara simbolis.
Dalam sambutannya, Bupati Demak dr. Hj. Esti’anah, S.E., menekankan bahwa peringatan Hari Jadi ke-522 Kabupaten Demak merupakan momen penting untuk merefleksikan perjalanan panjang serta kontribusi Kabupaten Demak dalam sejarah bangsa. “Kabupaten Demak telah mengatasi berbagai tantangan, seperti bencana, pandemi, dan permasalahan sosial-ekonomi. Namun, dengan semangat kebersamaan, kita bisa bangkit dan terus berkembang,” ujarnya.
Beliau juga mengapresiasi kontribusi seluruh elemen masyarakat dalam pembangunan Kabupaten Demak. “Pembangunan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Dengan semangat ‘Merajut Kebersamaan, Mengukir Kemajuan, Menuju Demak Semakin Bermartabat dan Sejahtera,’ kita dapat memperkuat silaturahmi, meningkatkan pelayanan publik, dan mewujudkan Demak yang lebih maju serta sejahtera,” tambahnya.
Acara ditutup dengan penyerahan santunan bagi 50 anak yatim dan 10 kaum dhuafa, sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap mereka yang membutuhkan.
Dengan semangat persatuan dan kebersamaan, diharapkan Kabupaten Demak dapat terus berkembang dan membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya.(Dwi Saptono)