Penataan Alun-alun Pemalang Dipercepat, Peninjuan Langsung Kabid Disperkim Antisipasi Resiko dan Sambut HUT RI 2025

Indpendennews.com | Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang, melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), melakukan peninjuan langsung mempercepat penataan ulang Alun-alun Pemalang, sebagai bagian dari langkah mitigasi pasca terjadi pohon tumbang, saat Salat Id Idulfitri 1446 H,/2025, yang terjadi pada (31/3/2025).

Peninjauan langsung di Alun-alun Kabupaten Pemalang, pada Selasa (22/4/2025) pukul 14.24 WIB oleh, Ratih Hidayati, S.T., M.En., selaku Kepala Bidang Kawasan (Kabid). Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Pemalang, bersama tim teknis lapangan.

Dalam sesi wawancara dengan awak media Independennews.com dilokasi peninjuan langsung di Alun-alun Pemalang, Ia menyampaikan sejumlah langkah yang tengah dan akan dilakukan.

“Kami mempercepet proses pembersihan pohon-pohon yang sudah dipotong. Beberapa sisa batang akan dieksekusi secara bertahap. Saat ini kami memprioritaskan pengangkutan kayu untuk keamanan area publik,” ungkap Ratih di lokasi peninjuan.

Ia juga menambahkan bahwa hasil lelang sisa kayu tebangan, nantinya akan masuk ke kas daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Sisa batang kayu nanti akan dilelang resmi dan hasilnya akan masuk ke daerah. Ini bagian dari pemanfaatan aset, setelah penebangan dilakukan sesuai prosedur,” jelasnya.

Penataan ulang kawasan ini juga menjadi bagian dari rencana besar revitalisasi Alun-alun Pemalang, yang tengah disusun dalam dekumen masterplan, dibawah arahan langsung Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, S.E., M.M.

“Konsep masterplannya sedang kami matangkan, tentunya mengacu pada arahan Bupati Pemalang. Nanti akan dilakukan penanaman bibit baru, dengan jenis pohon-pohon dan jenis bunga berwarna, seperti Tabebuya, kuning agar lebih estestis dan nyaman,” papar Ratih.

Disampaikan juga bahwa target utama dari percepatan penataan ini, adalah untuk memastikan Alun-alun Pemalang, dapat difungsikan kembali sebagai kegiatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025.

“Kita kebut proses ini agar Alun-alun bisa digunakan kembali untuk upacara 17 Agustus nanti. Jadi ini tidak hanya penataan, tapi bagian dari persiapan menghadirkan ruang publik yang aman dan representatif,” tutupnya.(S Febriansyah)

You might also like