Pembalakan Hutan Meresahkan, Masyarakat Sumay Minta Dirjen Kehutanan Turun Tangan

0
279

Muaratebo, Independennews.com — Aktivitas pembalakan Hutan di Alam Bukit 30 dan Hutan Produksi terus berlanjut, Hal itu dibuktikan masih adanya aktivitas Sawmil diwilayah koto. Kegiatan pembalakan telah lama berlangsung hingga menyebabkan hutan Alam bukit dan Hutan Produksi gundul. Kondisi ini menimbulkan keresahan ditengah Masyarakat Sumay. Aparat penegak hukum diwilayah hukum Muaratebo terkesan tidak dapat melakukan penegakan hukum, ini dibuktikan dengan semakin gundulnya Hutan.

“Kami meminta Dirjen Kehutanan segera turun untuk melakukan penindakan terhadap pelaku pembalakan hutan yang saat ini telah menyebabkan gundulnya Alam Bukit 30 dan hutan produksi.” ujar Sumber kepada independennews.com yang tidak mau namanya di publikasikan.

Lanjut Sumber, Tolong Bapak yang duduk disingga sana ( Kementerian Kehutanan) turun untuk menindak para pelaku, selama ini para mafia pembalakan hutan telah meraja lela.

“Kami masyarakat Sumay sewaktu waktu akan menjadi korban, akibat longsor, bahkan saat ini kami sering mengalami kebanjiran akibat semakin gundulnya hutan karena pembalakan liar. Kami akan sengsara sementara para mafia pembalakan liar hutan tertawa diatas penderitaan warga kami.”ujarnya

Hal senada disampaikan sumber lainnya, kami warga Sumay meminta Dirjen Kehutanan segera turun untuk menindak para pelaku pembalakan liar di Alam Bukit 30 dan hutan produksi.

“Tolong pak segera ditindak, jangan sampai masyarakat kami jadi korban akibat aktivitas pembalakan hutan tersebut, kenapa kami minta Dirjen Kehutanan turun, karena aktivitas kegiatan pembalakan liar di Alam Bukit 30 dan Hutan Produksi sudah membuat warga sumay kian resah, sekali lagi tolong pak dihentikan,”Ujarnya dengan nada harapan

Hingga berita ini diunggah Dirjen Kehutanan belum dapat di konfirmasi terkait pembalakan hutan di Alam Bukit dan Hutan Produksi di Muara tebo. (Red/Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.