Independennews.com | Tegal – Peringatan Milad ke-62 Perguruan Pencak Silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah berlangsung semarak di Lapangan Desa Tembok Kidul, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Rabu (30/7/2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Tapak Suci Kabupaten Tegal dan diikuti lebih dari 1.000 pesilat dari berbagai cabang dan unit latihan.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal sekaligus Ketua Umum IPSI Kabupaten Tegal, Agus Solichin, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi Tapak Suci dalam membina generasi muda yang tangguh dan berakhlak.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar Tapak Suci. Semoga dari Kabupaten Tegal lahir atlet-atlet pencak silat yang mampu mengukir prestasi di tingkat nasional,” ujar Agus Solichin.
Rangkaian acara diawali dengan upacara pembukaan yang dilanjutkan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan Tapak Suci selama 62 tahun. Dalam tradisi budaya Indonesia, tumpeng melambangkan hubungan spiritual antara manusia dan Tuhan, serta harmoni dalam kebersamaan yang diwakili oleh beragam lauknya.
Kemeriahan semakin terasa saat para siswa dan pendekar Tapak Suci menampilkan atraksi pencak silat. Gerakan mereka memukau tamu undangan dan masyarakat yang hadir, memperlihatkan ketangkasan, kekuatan, dan kedisiplinan khas Tapak Suci.
Ketua Pimpinan Daerah Tapak Suci Kabupaten Tegal, Pendekar Suhardi Siswoyo, mengingatkan seluruh pesilat untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi agenda penting yang akan datang.
“Setelah peringatan milad ini, saya harap semua pesilat segera bersiap menghadapi Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) pada bulan Oktober dan Kejuaraan Tapak Suci Kabupaten Tegal yang dijadwalkan Desember 2025,” jelasnya.
Komitmen untuk mendukung kemajuan Tapak Suci juga datang dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tegal. Dalam sambutannya, perwakilan PDM menyatakan kesiapan mendukung pengembangan sarana latihan.
“InsyaAllah kami akan berupaya melengkapi fasilitas latihan, termasuk pengadaan kendaraan roda empat untuk mendukung mobilitas saat pertandingan maupun kegiatan koordinasi luar daerah,” ujar perwakilan PDM.
Peringatan Milad ke-62 ini menjadi momentum reflektif dan strategis bagi Tapak Suci untuk terus memperkuat eksistensinya sebagai wadah pembinaan kader muda yang beriman, berilmu, dan berprestasi, serta mempererat sinergi antara perguruan, Persyarikatan Muhammadiyah, dan pemerintah daerah. (Suherman)