Independennews.com | Pemalang – – Dalam Wawancara dengan awak media usai acara Rapat Koordinasi Kepala Desa (Rakor Kades) di Pendopo Ulujami Pemalang, pada Jumat (11/4/2025).
Kepala Dispermades Kabupaten Pemalang, Ahmadi, bersama Camat Ulujami Pemalang, Muhibin, menyampaikan komitmen kuat bahwa Pemerintah mendukung ketahanan pangan desa melalui, penguatan kelembagaan BUMDes dan mendorong program strategis seperti program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), sepanjang melalui Musyawarah desa dan berdasarkan kebutuhan lokal.
“Kalau memang datang dari masing-masing BUMDes Mengusulkan program, makan bargizi gratis dari Desa ke Musdes, iya mengapa tidak dilakukan? Nantinya, itu akan menjadi bagian dari kegiatan desa, bukan arahan kami. Semua inisiasi dan inovasi datang dari desa,” ujar Ahmadi.
“Muhibin Camat Ulujami, Kabupaten Pemalang, menambahkan bahwa pihak Kecamatan akan tetap menjalankan peran sebagai fasilifator, supervisor, dan mitra koordinator, dalam memastikan program-program desa sesuai ketentuan perundang-undangan. Ia menjelaskan bahwa seluruh desa, di wilayahnya telah menjalankan sistem pelaporan berbasis digital melalui Siskeudes, dan telah menyelesaikan pencairan tahap pertama tahun 2024, termasuk kegiatan fisik dan nonfisik.
Bahwa dalam struktur pengawasan anggaran tahun 2024, seluruh desa di wilayahnya telah memiliki tim PTPD (Pembina Teknis Pemerintah Desa) yang bertugas melakukan monitoring dan evaluasi atas penggunaan Dana Desa maupun, bantuan keuangan lainnya. Ia menekankan pentingnya regulasi dan akuntabilitas dalam penggunaan dan 20 persen alokasi dana untuk ketahanan pangan,” ujar Muhibin
“Semua desa telah melaporkan tahap pertama dana desa. Sebagian besar kegiatan sudah berjalan. Namun untuk tahap dua, kami tidak akan terburu-buru. Harus melalui evaluasi menyeluruh. Jika syarat capaian belum terpenuhi, kami tidak akan mengusulkan pencairan,” ujarnya.
Menurutnya pencairan tahap kedua kemungkinan besar, dapat dilakukan pada Juni 2025, dengan catatan semua proses evaluasi dan monitoring selesai sesuai ketentuan,” kata Muhibin.
Sebagai bentuk penghargaan terhadap kinerja desa, Kecamatan Ulujami juga memberikan reward kepada desa dengan pelaksanaan terbaik tahap satu. “Tahun ini semua desa mendapat tambahan alokasi berdasarkan kinerja. Dan untuk penilaian internal, Desa Pagargunung dinilai paling baik, dan diberikan Laptop sebagai bentuk dukungan,” jelas Muhibin.
Ke depan, penguatan ketahanan pangan akan difokuskan pada kerja sama antar-BUMDes dalam bentuk Konsorsium. Model ini diyakini akan memperkuat pelaksanaan program MBG serta pemberdayaan pangan lokal. Ada yang fokus ke jangung, lele, nila – semua disesuaikan dengan potensi lokal. Dengan sinergi ini, MBG bisa lebih kuat menopang ketahanan pangan desa,” tutupnya.(S Febriansyah)