Kanwil DJBC Khusus Kepri Hibahkan Barang Milik Negara, Bawang Merah dan Memusnahkan Miras

0
437
Barang Tegahan Kanwil DJBC Kepri saat dimusnahkan (dok)
Barang Tegahan Kanwil DJBC Kepri saat dimusnahkan (dok)

Tanjung Balai Karimun-Suatu prestasi yang harus diapresiasi. Pengawasan tindakan kejahataan di wilayah perairan laut Sumatera, dari Sabang Sampai Selat Singapura Terus diupayakan. Wilayah laut yang begitu luas tentunya untuk mengawasinya membutuhkan strategi dan energi yang mumpuni.

Prestasi yang membanggakan terus diukir dalam hal Pengawasan dan penindakan terhadap tindak kejahatan penyelundupan oleh Kanwil DJBC Khusus Kepri. Hal itu dibuktikan dengan sejumlah barang tegahan berupa bawang merah yang dihibahkan kepada Masyarakat dan memusnahkan sejumlah Minuman beralkohol  pada hari Selasa (11/10/16) di halaman Kanwil DJBC Tanjung Balai Karimun.

Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau, R. Evy Suhartantyo melalui Kepala Seksi Penindakan II Erwin Bangun Maruli Tua mengatakan barang tangkapan berupa minuman keras dimusnahkan, namun barang tegahan yang masih bisa di gunakan akan dihibahkan kepada Masyarakat.

Berikut barang tegahan yang akan dimusnahkan dan dihibahkan kepada masyarakat sebagai berikut;

A. Asal-Usul Barang

1.Tim Patroli BC-60001 melakukan penegahan terhadap KM. ROSLAINI dengan muatan 2.704 karung @ ± 9 kg bawang merah dari Port Klang Malaysia dengan tujuan Tanjung Balai Asahan Indonesia tanpa dilengkapi dokumen yang sah di perairan Pulau Pandang Indonesia pada bulan September 2016. Terhadap 2.704 karung bawang merah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara dengan Keputusan Kepala HIBAH DAN PEMUSNAHAN BARANG MILIK NEGARA(BAWANG MERAH)

A. Asal-Usul Barang

1.Tim Patroli BC-60001 melakukan penegahan terhadap KM. ROSLAINI dengan muatan 2.704 karung @ ± 9 kg bawang merah dari Port Klang Malaysia dengan tujuan Tanjung Balai Asahan Indonesia tanpa dilengkapi dokumen yang sah di perairan Pulau Pandang Indonesia pada bulan September 2016. Terhadap 2.704 karung bawang merah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara dengan Keputusan Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri Nomor KEP-190/WBC.04/2016 tanggal 27 September 2016.

2.Tim Patroli BC-8005 melakukan penegahan terhadap KM. ABADI dengan muatan 400 karung @ ± 9,5 kg bawang merah dari Batu Pahat Malaysia tujuan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau Indonesia tanpa dilengkapi dokumen yang sah di perairan Sungai Kembung Bengkalis Indonesia pada akhir September 2016. Terhadap 400 karung bawang merah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara dengan Keputusan Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri Nomor KEP-193/WBC.04/2016 tanggal 28 September 2016.

3.Total Perkiraan Nilai Barang : ± Rp. 200.000.000,- (sesuai harga pasar)

B. Persiapan Hibah dan Pemusnahan

•Berkoordinasi dengan Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjung Balai Karimun, dengan hasil :

-Sample bawang merah sebanyak 2.654 karung ex. muatan KM. ROSLAINI telah dilakukan uji laboratorium dan hasilnya masih layak untuk dikonsumsi dengan sertifikat nomor 165078 tanggal 05 Oktober 2016;

-Sependapat apabila bawang merah tersebut di hibahkan ke masyarakat dengan mendasarkan Hasil Rapat Terbatas di Kantor Kepresidenan pada bulan Juli 2016 bahwa produk pertanian ilegal dapat dihibahkan dengan syarat hasil uji laboratorium memenuhi syarat untuk dikonsumsi.

•Berkoordinasi dengan Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam, dengan hasil :

-BMN berupa 2.654 karung bawang merah ex. muatan KM. ROSLAINI disetujui untuk dihibahkan kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk dibagikan kepada warga tidak mampu di Kota Tanjungpinang sesuai surat nomor S-78/MK.06/WKN.03/KNL.04/2016 tanggal 07 Oktober 2016.

– BMN berupa 50 karung bawang merah ex. muatan KM. ROSLAINI dan 400 karung bawang merah ex. muatan KM. ABADI dalam keadaan rusak dan busuk disetujui untuk dilakukan pemusnahan sesuai surat nomor S-79/MK.06/WKN.03/KNL.04/2016 tanggal 07 Oktober 2016.

C.Pelaksanaan Hibah dan Pemusnahan

•BMN berupa 2.704 karung bawang merah ex. muatan KM. ROSLAINI :

-2.654 karung dihibahkan ke Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk masyarakat tidak mampu di Kota Tanjungpinang; dan
-50 karung untuk dilakukan pemusnahan karena tidak layak untuk dikonsumsi.

•BMN berupa 400 karung bawang merah ex. muatan KM. ABADI untuk dilakukan pemusnahan karena tidak layak untuk dikonsumsi.Nomor KEP-190/WBC.04/2016 tanggal 27 September 2016.

2.Tim Patroli BC-8005 melakukan penegahan terhadap KM. ABADI dengan muatan 400 karung @ ± 9,5 kg bawang merah dari Batu Pahat Malaysia tujuan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau Indonesia tanpa dilengkapi dokumen yang sah di perairan Sungai Kembung Bengkalis Indonesia pada akhir September 2016. Terhadap 400 karung bawang merah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara dengan Keputusan Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri Nomor KEP-193/WBC.04/2016 tanggal 28 September 2016.

3.Total Perkiraan Nilai Barang : ± Rp. 200.000.000,- (sesuai harga pasar)

B. Persiapan Hibah dan Pemusnahan

•Berkoordinasi dengan Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjung Balai Karimun, dengan hasil :

-Sample bawang merah sebanyak 2.654 karung ex. muatan KM. ROSLAINI telah dilakukan uji laboratorium dan hasilnya masih layak untuk dikonsumsi dengan sertifikat nomor 165078 tanggal 05 Oktober 2016;

-Sependapat apabila bawang merah tersebut di hibahkan ke masyarakat dengan mendasarkan Hasil Rapat Terbatas di Kantor Kepresidenan pada bulan Juli 2016 bahwa produk pertanian ilegal dapat dihibahkan dengan syarat hasil uji laboratorium memenuhi syarat untuk dikonsumsi.

•Berkoordinasi dengan Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam, dengan hasil :

-BMN berupa 2.654 karung bawang merah ex. muatan KM. ROSLAINI disetujui untuk dihibahkan kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk dibagikan kepada warga tidak mampu di Kota Tanjungpinang sesuai surat nomor S-78/MK.06/WKN.03/KNL.04/2016 tanggal 07 Oktober 2016.

-BMN berupa 50 karung bawang merah ex. muatan KM. ROSLAINI dan 400 karung bawang merah ex. muatan KM. ABADI dalam keadaan rusak dan busuk disetujui untuk dilakukan pemusnahan sesuai surat nomor S-79/MK.06/WKN.03/KNL.04/2016 tanggal 07 Oktober 2016.

C. Pelaksanaan Hibah dan Pemusnahan

•BMN berupa 2.704 karung bawang merah ex. muatan KM. ROSLAINI :

-2.654 karung dihibahkan ke Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk masyarakat tidak mampu di Kota Tanjungpinang; dan

-50 karung untuk dilakukan pemusnahan karena tidak layak untuk dikonsumsi.

•BMN berupa 400 karung bawang merah ex. muatan KM. ABADI untuk dilakukan pemusnahan karena tidak layak untuk dikonsumsi.

Raden Evy Suhartantyo menambahkan bahwa pihaknya tidak akan memberi kelonggaran terhadap pelaku penyelundukan, penegakan undang undang kepabeanan hal nomor satu yang harus ditegakkan, kita tidak akan memberi toleransi terhadap kejahatan yang melanggar Undang undang kepabeanan,”tandasnya. (redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.