Iwan HK Terpilih Aklamasi Pimpin PWI Jawa Tengah 2025–2030

Konferprov Berlangsung Guyub, Demokratis, dan Penuh Semangat Kekeluargaan

Independennews.com | Semarang — Suasana hangat, guyub, dan penuh semangat kekeluargaan menyelimuti Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah, yang digelar di Auditorium RRI Semarang, Sabtu (18/10/2025). Forum lima tahunan yang diikuti 366 pemilik suara sah itu menjadi momentum penting dalam perjalanan organisasi wartawan tertua di Indonesia, dengan terpilihnya Setiawan Hendra Kelana, atau yang akrab disapa Iwan HK, sebagai Ketua PWI Jawa Tengah periode 2025–2030.

Konferensi kali ini tak hanya menjadi ajang pemilihan kepengurusan baru, tetapi juga wadah silaturahmi dan refleksi profesi bagi insan pers dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah. Wajah-wajah lama dan baru tampak berbaur, memperlihatkan semangat persaudaraan di tengah dinamika dunia jurnalistik yang kian menantang.

Sebelum penetapan aklamasi, dua calon ketua telah mendapat rekomendasi resmi dari PWI Pusat, yakni Iwan HK dan Imam Nuryanto. Dalam sidang pleno, keduanya berkesempatan memaparkan visi, misi, serta program kerja di hadapan peserta konferensi. Namun, di akhir sesi pemaparan, Imam secara mengejutkan menyatakan mundur dari pencalonan dan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada forum.

“Saya sepakat dengan semangat musyawarah mufakat. Dengan ini, saya memutuskan mengundurkan diri dari pencalonan Ketua PWI Jateng periode 2025–2030,” ujar Imam di tengah tepuk tangan peserta sidang.

Keputusan tersebut disambut dengan penghormatan dan tepuk tangan panjang dari peserta konferensi — simbol kuat semangat demokrasi yang sejuk dan elegan, khas PWI dalam menjaga marwah organisasi.

Meski tersisa satu calon, pimpinan sidang pleno Ade Usman tetap memberikan kesempatan kepada Iwan HK untuk menyampaikan visi dan misinya secara singkat. Dalam pemaparannya, Iwan menegaskan pentingnya penguatan profesionalisme wartawan, peningkatan kompetensi organisasi, serta kesiapan menghadapi tantangan era digital dan kecerdasan buatan (AI).

“Tantangan pers ke depan semakin berat. Mari kita bersama-sama membangun iklim pers yang sehat, kuat, dan tetap berpegang pada kode etik jurnalistik,” ujar Iwan di hadapan peserta konferensi.

Setelah melalui mekanisme sidang pleno, forum secara resmi menetapkan Setiawan Hendra Kelana (Iwan HK) sebagai Ketua PWI Jawa Tengah periode 2025–2030 secara aklamasi.
Penetapan ini ditandai dengan penyerahan pataka PWI Jateng oleh Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, sebagai simbol amanah dan estafet kepemimpinan baru.

Dalam sambutannya, Zulmansyah mengapresiasi pelaksanaan konferensi yang berlangsung kondusif, tertib, dan sarat semangat kebersamaan.

“Saya apresiasi Konferprov Jateng ini. Pelaksanaannya guyub, rukun, adem, tenteram, dan mencerminkan semangat persatuan. Selamat untuk PWI Jateng,” ujarnya.

Konferensi yang berlangsung sehari penuh itu tidak hanya berfokus pada pemilihan pimpinan baru, tetapi juga menjadi ruang diskusi mendalam mengenai peran wartawan di tengah perubahan lanskap media dan tantangan etika profesi.

Forum ini menegaskan kembali pentingnya solidaritas, profesionalisme, dan integritas sebagai fondasi utama dunia pers dalam menjaga kepercayaan publik di era digital.

Dengan terpilihnya Iwan HK, PWI Jawa Tengah menapaki babak baru dalam kiprahnya — memperkuat organisasi, merawat nilai-nilai persaudaraan, serta memastikan insan pers tetap menjadi penjaga nurani publik: teguh, kritis, dan beretika.

(Ganang)

You might also like