Bupati Wello Puji Hasil Panen Padi di Desa Panggak Darat ‘Hasil Memuaskan’

0
71

LINGGA, INDEPENDENNEWS.COM –Bupati Lingga H Alias Wello secara simbolis melakukan pemotongan padi mengawali panen pada pertanian di Desa Pangak Darat, Lingga, Kepulauan Riau, pada Kamis (9/4/20) kemaren.

“Pertanian kita pernah booming, tapi dipasaran pernah gagal dikarenakan permintaan pasar, sebetulnya dalam pertanian masyarakat tak pernah gagal. Itu sudah bagus, pertanian sudah mulai nampak, sawah pun luar biasa.” Ujar Wello disela pembukaan Panen Pertanian di Desa Pangak Darat.

Dikatakan Wello, pertanian di Desa Pangak Darat merupakan program pemerintah pusat dari Kementerian, dan program ini yang berhasil di Lingga. Dan ini akan mewakili reprentasi cetak sawah secara nasional yang ditempatkan di Kabupaten Lingga.

“Pertanian kita di Desa Pangak Darat ini bisa berhasil dan menunjukkan hasil yang luar biasa meskipun perawatan masih tradisional dengan alat seadanya. Panen kita sudah masuk ke rata-rata nasional, itu sudah luar biasa,” ujar Wello

Lanjut Wello, Panen padi di Desa Pangak Darat dalam satu petak lahan bisa menghasilkan sebanyak 6,2 ton gabah, dan sebelumnya juga pada dua hari lalu telah dilakukan panen dengan hasil 4,32 ton gabah.

Dengan hasil panen yang diperoleh pada panen kali ini, Sambung Wello, tentunya Desa Pangak Darat tidak lagi seperti pada 3 tahun silam, dimana desa Panggak Darat sebagai daerah yang membeli beras.

“Tetapi Hari ini Desa Panggak Darat telah membuktikan kepada kita sebagai desa swasembada yang merupakan desa mandiri pangan. Yang mengkonsumsi beras sendiri bahkan sudah menjual beras untuk daerah lain.

“Tentunya ekonomi masyarakat akan terus meningkat, dengan adanya berbagai kegiatan disela lahan pertanian, seperti berternak lele, ikan nila, bebek dan menanam sayur mayur sebagai nilai tambah, bagi peningkatan ekonomi masyarakat.” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Panggak Darat Zulmafriza menyampaikan, panen padi ini bukan yang pertama kali, melainkan yang ke 4 kalinya, alhamdulillah hari ini ada kenaikan. Dan telah mendapatkan sertifikat halal, bekerjasama dengan Disperindag dan juga Dinas Pertanian Provinsi Kepri.

Pada tahun sebelumnya melalui APBDes sebesar 90 persen, kita alokasikan pada program pertanian khususnya sawah yang digunakan untuk pemasangan pipa, pembuatan jembatan dan juga operasional pekerja.

“Dan untuk tahun ini kita juga mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp200 juta untuk pembangunan jalan, membuka taman wisata plasmanya ada 30 hektar, intinya ada 5 hektar, dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES),”jelas Kepala Desa Zumafriza.

Sementara Wakil Bupati Lingga, M.Nizar menyampaikan bahwa hasil panen padi di Pertanian di Desa Pangak Darat ini akan disalurkan kepada masyarakat yang terimbas dari Covid-19.

“Atas kerja ikhlas kita dan hasil keringat kita inilah yang saya berikan untuk masyarakat saya.”Ujar M. Nizar. ( Juhari )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.