Independennews.com | Demak – Bupati Demak, Eisti’anah, turun langsung ke wilayah terdampak banjir di Kecamatan Bonang, Kamis, 22 Mei 2025. Dalam kunjungan itu, ia menyalurkan bantuan logistik dan memastikan pelayanan dasar bagi warga terdampak tetap berjalan optimal.
Didampingi Dandim 0716/Demak Letkol Kav Maryoto, Sekretaris Daerah, serta sejumlah pejabat daerah, Eisti’anah meninjau sejumlah titik banjir. Kunjungan dimulai dari posko utama di Balai Desa Karangrejo, tempat distribusi bantuan logistik dan pelayanan kesehatan dari Puskesmas Bonang 1 berlangsung.
“Kami hadir untuk memastikan warga tertangani dengan baik, sekaligus melihat langsung progres penanganan di lapangan. Alhamdulillah, air mulai surut dan perbaikan tanggul yang jebol sedang berlangsung,” ujar Eisti’anah di sela-sela peninjauan.
Peninjauan dilanjutkan ke Desa Kembangan, salah satu titik banjir lainnya. Di sana, Bupati kembali menyalurkan bantuan berupa bahan makanan, perlengkapan tidur, dan kebutuhan dasar lainnya.
Dalam keterangannya, Eisti’anah menyoroti kerentanan tanggul di sekitar Sungai Tuntang Baru yang elevasinya rendah dan rawan jebol saat menerima limpasan air dari hulu. Rencana penguatan tanggul sebenarnya telah masuk agenda tahun ini, namun hujan deras disertai kiriman air dari atas mempercepat terjadinya banjir sebelum proyek dimulai.
“Demak adalah wilayah hilir dari banyak sungai besar. Kami terus berupaya melakukan normalisasi dan penguatan tanggul secara bertahap, meskipun terkendala anggaran. Kami juga intens berkoordinasi dengan BBWS, BPBD, dan Gubernur Jawa Tengah agar penanganan sungai besar dipercepat,” kata Eisti’anah.
Pemerintah Kabupaten Demak juga menerima berbagai bantuan dari pihak swasta dan lembaga sosial. Bank Jateng mengirimkan 250 paket sembako, sementara bantuan lain datang dari Dinas Sosial, PMI, Baznas, BPBD, PT LKM Demak Sejahtera, serta PT Demak Aneka Wira Usaha (Perseroda), berupa makanan siap saji, kebutuhan bayi, hingga paket kesehatan.(Dwi Saptono)