Berpotensi Merusak Generasi Muda, Aparat Penegak Hukum Mestinya Tutup Cafe Village

0
56

HAMPARAN PERAK, Cafe Village suguhkan Penari Sitriptis dan tempat hiburan malam (THM) ini juga diduga keras jadi tempat transaksi narkoba. Untuk menjaga Gernerasi muda dari Bahaya Narkoba Aparat Kepolisian Deli Serdang diminta untuk segera menindak tegas dan menutup Cafe Village.

Informasi yang dihimpun dari dilapangan, untuk menarik minat para pengunjung, Cafe Village menyediakan hiburan tarian Striptis atau penari-penari telanjang, selain itu tempat hiburan malam (THM) Cafe Village juga disinyalir jadi tempt perdangan Narkoba.

“Cafe Vilage sebagai tempat sarang peredaran Narkoba, disana nakoba dijual bak kacang goreng,” ujar Sumber yang dipercaya kepada Awak media ini.

Kegiatan keramain di Cafe Village ini juga perlu dipertimbangkan sebab setiap hari Cafe tersebut ramai pengunjung, hal itu sangat berpotensi melanggar Protokol Kesehatan (Prokes) sebagai anjuran pemerintah ditengah pandemi Covid 19.

“Pengunjung atau tamu cafe Vilage tak mengikuti protokol kesehatan, sehingga sangat rawan menciptakan cluster baru, untuk itu kita berharap pemerintah dan aparat segera mengambil tindakan paling tidak menutup Cafe Village, karena selain merusak generasi muda juga akan menimbulkan penyebaran Virus Corona yang meluas, sementara kita tau bahwa anggaran untuk menanggulangi Cobid sangat besar sementara masyarakat tak peduli.” Ujar sumber kepada Independennews belum lama ini.

Sementara itu, salah seorang warga ibu Rumah Tangga Ratna disekitar cafe Village mengaku mereka dengan keberadaan Kafe Vilage sangat meresahkan bahkan sangat mengganggu warga saat tidur malam.

“Jam buka Cafe Village dimulai pukul 20.00 WIB dan berakhir sampai pukul 03.00 pagi dini hari. Sepanjang jam itu warga tidak bisa tidur akibat terganggu kebisangan suara musik yang berasal dari Kafe Vilage, jujur kami memang setiap malam terganggu tidur nya,” ungkap Ratna.

Dikatakan Ratna, bahwa setiap malam sabtu dan malam minggu Cafe Vilage selalu menyuguhkan hiburan penari Striptis bagi para tamu, untuk itu Kepada Aparat penegak hukum, Ratna sangat berharap Discotigue yang dibalut dengan nama Cafe Vilage ini segera dilakukan tindakan.

“Kami minta aparat penegak hukum menutup Dicotique atau Cafe Vilage ini, karena selain menggu lingkungan juga rawan merusak generasi Muda,”pungkasnya

Warga yang berdomisili disekitar Cafe Village di perkampungan klambir V Kecamatan Hamparan Perak atau diatas lahan garapan PTPN, berharap segera ditutup.

”kami sulit tidur,” ucap Ratna (HM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here