Andre Rosiade Minta Maaf ke Masyarakat Sumbar Belum Maksimal Jadi Anggota DPR

Andre RosiadeAndre Rosiade (Foto: dok. Istimewa)

Independennews.com | Jakarta – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) jika selama ini kiprahnya sebagai anggota DPR RI dirasa belum sesuai harapan. Pernyataan ini juga menjadi jawaban atas kritik dan tuntutan yang disampaikan mahasiswa Sumbar dalam aksi demonstrasi beberapa waktu lalu.

“Masyarakat Sumatera Barat, adik-adik mahasiswa dari Sumbar, izinkan saya Andre Rosiade, anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, memohon maaf sebesar-besarnya. Jika selama menjabat saya dianggap belum maksimal, belum memuaskan, atau belum optimal dalam melayani masyarakat maupun mempercepat pembangunan Sumbar, saya terima dengan lapang dada,” ujar Andre dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (3/9/2025).

Andre mengakui masih banyak kekurangan dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat, namun ia menegaskan terus berupaya agar setiap langkahnya memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat Sumbar.

Also Read:

Politikus Gerindra itu juga berharap seluruh masyarakat tetap mendukung tugas dan tanggung jawabnya sebagai wakil Sumbar di DPR RI.

“Dengan kerendahan hati, saya memohon doa dan dukungan masyarakat agar amanah yang diberikan dapat saya jalankan sebaik-baiknya. Kami ingin memastikan pembangunan di provinsi, kabupaten, dan kota di Sumbar berjalan lebih cepat dan merata,” tambahnya.


Apresiasi Aksi Damai Mahasiswa

Andre juga menyampaikan apresiasi terhadap demonstrasi besar-besaran mahasiswa di Sumbar yang berlangsung aman dan kondusif. Menurutnya, kedewasaan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi patut diapresiasi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa di Sumbar yang telah melakukan aksi demonstrasi dengan damai. Ini menunjukkan kedewasaan dalam menyalurkan aspirasi, tanpa terprovokasi oleh tindakan yang dapat merugikan,” ujar Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Andre menegaskan bahwa aksi damai tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Sumbar mampu menjaga ketertiban sekaligus menyampaikan kritik secara konstruktif untuk perbaikan daerah.

(Dioni)

You might also like