Alamak! Warga Tak Mampu Dilewatkan, Oknum ASN Terima Bansos dari GTPP Covid-19 Pemprovsu

0
219

Hamparan Perak, Kepala sekolah SDN 106792 Gunung Muhajir selaku Aparatur Sipil Negara disinyalir menerima bantuan sosial ( Bansos) berupa beras dari tim Gugus tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Pemprovsu.

Informasi yang dihimpun awak media ini dilapangan, bantuan beras GTPP covid 19 Pemprovsu yang diterima oleh oknum ASN tersebut disahkan langsung oleh Kepala Desa klambir Bustami.

Menanggapi informasi tersebut, Gunung Muhajir yang merangkap sebagai kepala sekolah di SDN 106792 di Dusun Vlll padar 13, desa lama kecamatan Hamparan Perak saat dikonfirmasi membantah kalau dia  tidak ada menerima Bansos dari GTPP covid19 Pemprovsu yang diberikan melalui pihak Desa klambir.

“Saya tidak menerima yang namanya Bansos itu, coba kalian tanyakan saja sama kades” kilah Gunung Muhajir kepada awak media, Selasa (27/10/20)

Berbeda dengan bantahan Gunung Muhajir, data yang diperoleh membuktikan bahwa tanda terima paket pangan covid19 tertulis kalau Gunung Muhajir menerima bantuan covid19. Dalam surat tanda terima tersebut disahkan dengan tanda tangan oleh kepala Desa Bustami, Babinkamtibmas Abdul Rahman serta Babinsa Dedi Cahyadi.

Apabila benar seorang ASN menerima Bantuan Beras dari GTPP covid 19 Pemprovsu sangat melukai perasaan masyarakat yang benar-benar layak menerima bantuan namun tidak mendapatkan bantuan dari GTPP covid-19 Pemprovsu itu.

Sumber media ini kepada independennews.com mengaku ada beberapa warga didesa klambir yang belum mendapatkan bantuan pangan covid-19, sementara oknum ASN tersebut masih mampu menerima yang bukan haknya.

Dikatakan Sumber, warga Desa Klambir yang sangat layak mendapatkan bantuan namun tidak mendapatkan bantuan tersebut diantara nya Bapak Munir (47), Ramlan (50), Suhardi , Hendra, Emun dan banyak lagi warga Desa klambir yang belum mendapatkan bantuan covid19.

“Mereka semua warga tak mampu,” ucapnya

ASN, menurut sumber yang tidak mau namanya dipublikasikan, mengatakan PNS adalah abdi negara yang memiliki penghasilan tetap setiap bulannya, oleh karenanya bansos harus diprioritaskan bagi warga yang tidak mampu.

Sementara itu, Kades Klambir Bustami, saat dikonfirmasi mengaku tidak merasa bersalah menyalurkan bantuan pangan kepada warganya “Gunung Muhajir yang merupakan ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan juga ASN.

Menurut Bustami, itu sah-sah aja, karena Bansos adalah bantuan pangan, jadi bukan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Sementara itu, Imam Besar Mesjid Jamik At Tagwa desa klambir H.Zulkifli Sunarya saat dikonfirmasi sangat menyayangkan perbuatan Kepala Desa yang tidak tepat memberikan Bansos tersebut.

“Pemberian Bansos tidak tepat sasaran.” Ucapnya. (Sugeng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here