164 Warga Binaan Rutan Padang Panjang Jalani Skrining Massal TBC

Independennews.com | Padang Panjang – Upaya serius mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan terus diperkuat. Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang melaksanakan skrining massal Tuberkulosis (TBC) bagi seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP), Senin (29/9/2025).

Sejak pagi, suasana ruang kunjungan Rutan Padang Panjang terlihat berbeda. Para warga binaan mengikuti alur pemeriksaan mulai dari pendaftaran, skrining gejala, pemeriksaan rontgen dada, hingga pengumpulan dahak bagi yang terindikasi. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30–15.00 WIB ini diikuti 164 orang warga binaan, dengan 60 sampel dahak suspek TBC terkumpul untuk diuji menggunakan metode Tes Cepat Molekuler (TCM) di RSUD Kota Padang Panjang.

Instruksi Nasional dan Dukungan Lintas Sektor

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Ditjen Pemasyarakatan yang menginstruksikan deteksi dini TBC di seluruh lapas, rutan, dan LPKA. Tak heran, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak: Kanwil Kemenkumham Sumbar, Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang, Puskesmas Koto Katiak, tim medis Klinik Pratama Rutan, serta Tirta Medical Center sebagai mitra layanan kesehatan.

Komitmen Rutan: Kesehatan Warga Binaan Prioritas Utama

Kepala Rutan Padang Panjang, Torkis Freddy Siregar, menegaskan bahwa kesehatan warga binaan adalah prioritas utama.

“Kami ingin memastikan lingkungan rutan tetap sehat dan aman. Jika ada warga binaan yang positif, segera dilakukan isolasi, pengobatan, serta pendampingan hingga tuntas. Ini bagian dari tanggung jawab kami,” tegasnya.

Ia menambahkan, seluruh data hasil pemeriksaan telah diinput ke Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) untuk memudahkan pemantauan dan tindak lanjut.

“Pencegahan jauh lebih baik daripada mengobati. Karena itu, skrining massal akan terus dilakukan secara berkala, dibarengi edukasi pola hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Dukungan Teknis dan Harapan ke Depan

Selain pemeriksaan kesehatan, pihak rutan juga menyiapkan konsumsi bagi para peserta agar kegiatan berjalan nyaman. Dukungan penuh mitra kesehatan membuat kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Dengan terlaksananya skrining ini, Rutan Padang Panjang menegaskan komitmennya mendukung program pemerintah dalam eliminasi TBC tahun 2030. Kesehatan warga binaan bukan hanya soal tanggung jawab moral, tetapi juga penghormatan terhadap hak dasar manusia.

Hasil kegiatan akan segera dilaporkan secara resmi kepada Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Barat sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut. Harapannya, sinergi antara rutan, dinas kesehatan, dan fasilitas rujukan dapat terus diperkuat demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih sehat, aman, dan bebas dari ancaman TBC.

(Dioni)

You might also like