Keracunan Massal di Agam, 34 Orang Dirawat Usai Konsumsi Nasi Goreng Dapur SPPG Kampuang Tangah

Independennews.com | Agam – Kasus dugaan keracunan makanan massal melanda Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam. Hingga Rabu (1/10) malam, tercatat 34 orang menjadi korban setelah menyantap nasi goreng yang dipasok dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kampuang Tangah.

Berdasarkan data yang dihimpun, korban saat ini dirawat di tiga fasilitas kesehatan: 20 orang di Puskesmas Manggopoh, 9 orang di RSUD Lubukbasung, dan 5 orang di RSIA Rizky Bunda. Jumlah tersebut berpotensi terus bertambah, mengingat dapur SPPG melayani lebih dari 3.564 penerima manfaat di 57 sekolah di wilayah tersebut.

Korban keracunan berasal dari berbagai kalangan, mulai balita, pelajar, hingga guru. Suasana IGD RSUD Lubukbasung sempat penuh sesak oleh warga yang panik sejak sore hari. Peristiwa ini sontak menyita perhatian masyarakat, mengingat kasus serupa disebut baru pertama kali terjadi di Sumatera Barat dengan jumlah korban cukup besar.

Pemkab Agam Turun Tangan

Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr. M. Lutfie, bersama Kepala Dinas Kesehatan Agam, dr. Hendri Rusdian, langsung meninjau penanganan korban di RSUD Lubukbasung dan Puskesmas Manggopoh.

“Seluruh korban akan mendapat penanganan intensif oleh tim medis Pemkab Agam. Kami terus melakukan pengawasan dan pemantauan agar kondisi tidak semakin meluas. Harapan kita, tidak ada tambahan korban baru,” ujar M. Lutfie.


Meski begitu, Pemkab Agam masih belum menetapkan status resmi atas insiden ini, apakah sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) atau kategori penanganan khusus. Hal ini karena jumlah korban masih terus bertambah dan proses investigasi sumber keracunan tengah dilakukan.

Evaluasi Distribusi Makanan

Pemerintah daerah bersama tim kesehatan kini fokus memastikan seluruh korban tertangani dengan baik. Di sisi lain, Pemkab juga melakukan evaluasi terhadap proses distribusi makanan dari dapur SPPG Kampuang Tangah untuk memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang.

(Dioni)

You might also like