IndependenNews.com – Humbahas | Nasib tragis nan memilukan menimpa Juliana Banjarnahor (27), warga Pealangge, Desa Parsingguran II, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sabtu (19/7/2025) siang.
Bagaimana tidak? Karena hanya berusaha memadamkan kebakaran api di ladang, ibu yang memiliki 1 anak tersebut harus meninggal dengan kondisi yang mengenaskan. Mayat Juliana ditemukan dengan kondisi hangus terbakar.
Informasi diperoleh dari Kanit Reskrim Polsek Pollung Bripka Rizal Sitorus, sebelum peristiwa naas itu terjadi, korban Juliana yang ditemani suaminya, Haris Saharif (32), sedang membakar semak-semak di perladangan milik mereka.
Teriknya matahari yang ditambah kuatnya tiupan angin di musim kemarau ini mengakibatkan api tidak terkontrol. Api dengan cepat merambat melewati perladangan mereka dan menyeruak membakar tanaman budidaya pinus milik tetangga ladang mereka.
Sontak korban Juliana dan suami pun langsung kaget. Keduanya langsung berusaha melakukan pemadaman api dengan peralatan terbatas.
Tak ingin pohon pinus milik tetangganya hangus, Juliana langsung merengsek masuk memotong pergerakan api menuju perbukitan. Sementara sang suami, berjaga-jaga di bawah bukit. Tapi sialnya, kobaran api semakin membesar dan semakin tidak terkontrol.
“Mungkin karena terlalu capek memadamkan api, atau terlalu banyak menelan asap, korban pingsan dan terbakar di lokasi”, ucap Rizal.
Saat itu, Rizal melanjutkan, Haris Saharif belum menyadari dan belum melihat kalau istrinya sudah tewas terpanggang karena keterbatasan jarak pandang akibat banyaknya asap. Ia masih menyempatkan waktu menelepon pihak keluarganya untuk datang ikut membantu memadamkan api.
“Barulah agak berselang, ia mengetahui istrinya tewas, dan beberapa keluarga datang menyusul ke lokasi”, sambung Rizal.
Perangkat Desa Parsingguran II Dedi S Sihombing menginformasikan, bahwa setelah mayat dievakuasi dan divisum di RSUD Doloksanggul, pihak keluarga langsung membawanya ke rumah duka, di Dusun Pealangge, Desa Parsingguran II.
“Rencananya besok akan dikebumikan di pemakaman keluarga korban. Besok pagi sebelum tengah hari”, sebut Dedi. (Rachmat Tinton)