Rektor IAIN Lhokseumawe Apresiasi penobatan Menag RI sebagai Menteri Terbaik 100 hari pemerintahan Prabowo-Gibran

Rektor IAIN Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial,

IndependenNews.com | Lhokseumawe – Rektor IAIN Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag, memberikan apresiasi atas penobatan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar sebagai menteri dengan kinerja terbaik dalam 100 hari pertama pemerintahan Kabinet Merah Putih (KMP) di bawah Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.

“Penilaian yang diberikan oleh CELIOS terhadap Menteri Agama merupakan bukti nyata dedikasi beliau dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, khususnya di bidang keagamaan. Ini menjadi motivasi bagi seluruh pemimpin dan ASN untuk terus mengedepankan transparansi, profesionalisme, dan keberpihakan kepada masyarakat,” ujar Prof. Danial dalam keterangannya di Lhokseumawe, minggu (26/01/25).

Lanjutnya, Sebagai informasi, CELIOS adalah lembaga penelitian independen yang fokus pada kajian makro-ekonomi, keadilan fiskal, transisi energi dan kebijakan publik.

Kualitas Kepemimpinan dan Koordinasi,

  • Tata Kelola Anggaran,
  • Komunikasi Kebijakan.

Adapun CELIOS dalam Evaluasi Kinerja Menteri Kabinet Merah-Putih mengajukan 2 Pertanyaan kepada responden.

Pertama, siapa menurut Anda Menteri Berkinerja Terbaik dalam Kabinet Prabowo-Gibran selama 100 hari pertama?

Kedua, siapa menurut Anda Menteri Berkinerja Buruk dalam Kabinet Prabowo-Gibran selama 100 hari pertama?

Hasilnya, skor tertinggi (Kinerja Terbaik) diraih Menteri Agama Nasaruddin Umar. Bahkan, nilainya mendekati 100, mencerminkan tingginya skor yang diterima terkait kebijakan di sektor agama. Pada evaluasi Kinerja Menteri/Kepala Badan di Bidang Sosial & Politik, Menag juga menempati posisi pertama.

Atas evaluasi yang diberikan, Menag Nasaruddin Umar turut berterima kasih. Baginya, evaluasi itu adalah motivasi untuk terus fokus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

“Kita fokus layani umat. Bagaimana umat merasakan kehadiran Kementerian Agama karena kemudahan akses atas layanan yang semakin baik dan bermutu. Ini fokus yang akan kita terus upayakan ke depan,” kata Menag di Jakarta,

Dilantik Presiden Prabowo sebagai Menteri Agama pada 21 Oktober 2024, Nasaruddin Umar melakukan sejumlah terobosan. Bersama DPR, Kemenag telah menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji dengan rata-rata turun sekitar Rp 4 juta dibanding tahun sebelumnya.

Menag juga berkomitmen menyelesaikan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi 625.481 guru madrasah dan guru agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu. Rekruitmen 20.722 formasi CPNS dan 89.781 formasi CPPPK Kementerian Agama juga berjalan lancar, transparan, dan akuntabel.

“Tahun ini ada banyak hajat besar Kementerian Agama. Indonesia jadi tuan rumah MTQ Internasional yang diikuti utusan dari 38 negara. Lalu persiapan PPG bagi Guru Dalam Jabatan. Disusul Ramadan, lalu penyelenggaraan haji. Semua ini berkaitan langsung dengan orang banyak, ratusan ribu,” ujarnya.

“Mohon doa semoga Kemenag bisa terus menginisiasi beragam program yang berdampak pada pemberdayaan publik, termasuk pemberdayaan ekonominya,” yang disampaikan Menag.

Hal ini juga disampaikan kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Setjen Kemenag Akhmad Fauzin menilai, hasil evaluasi CELIOS bahwa Menag Nasaruddin Umar mendapat nilai tertinggi dalam kinerja 100 hari, terafirmasi oleh survei Harian Kompas pada Januari 2025. Kompas menempatkan Menag sebagai menteri dengan citra positif tertinggi.

“Alhamdulillah, hari ini saya membaca hasil survei Kompas dan Menag Nasaruddin dinilai menteri dengan citra positif tertinggi, angkanya mencapai 95,6%,” sebut Akhmad Fauzin.

“Ini sebuah apresiasi sekaligus cambuk yang memotivasi kami untuk terus bekerja lebih baik, menyukseskan program Menag dan Wamenag dalam memberikan layanan terbaik kepada umat,” katanya.

“Semoga Kementerian Agama terus menjadi garda terdepan dalam membawa manfaat bagi umat, sebagaimana visi Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” pungkasnya. prof, Dr,Danial,M.Ag. (man)

You might also like