IndependenNews.com – Humbahas | Humas PT ASE Choky Sihombing mengaku tak mengetahui berapa luas areal yang digunakan perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya di Desa Sigulok, Kecamatan Sijamapolang, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara (Sumut).
Perusahaan PT ASE yang bergerak di bidang pembangkit listrik ini diketahui sudah agak lama beraktivitas. Selain mengekploitasi sungai alami yang berada di Desa Sigulok, perusahaan ini juga diketahui tengah menggunakan lahan pertanian milik warga untuk menjalankan usahanya.
Namun seiring waktu, karena dugaan penggunaan lahan milik warga tanpa izin oleh perusahaan, timbullah perseteruan antar warga dan PT ASE.
Salah satu warga Desa Sigulok, Addir Tamba mengaku sepertinya ada ketidaksesuaian pembayaran ganti rugi oleh perusahaan terhadap tanah miliknya. Menurutnya, luas tanah yang digunakan PT ASE telah melampaui ukuran yang mereka sepakati sebelumnya.
Addir yang mulai curiga karena adanya dugaan perluasan wilayah penggunaan lahan yang dilakukan oleh pihak perusahaan, meminta melakukan pengukuran ulang. Dan benar saja, luas lahan kepunyaan Addir yang berada di dua titik lokasi berbeda semuanya mengalami penambahan luas.
Di lokasi pertama, Addir memberikan lahan kepada perusahaan seluas 2.546 meter persegi, namun setelah diukur total yang digunakan perusahaan mencapai luas 5.566 meter persegi.
“Di lokasi kedua, tanah yang diberikan sebelumnya kepada perusahaan seluas 13.588 meter persegi. Namun setelah diukur ulang, terdapat 18.778 meter persegi yang digunakan PT ASE”, ungkap Addir, Kamis (17/10/2024)
“Jadi kalau kita total, ada sekita 8.000 meter persegi lebih, yang mereka kuasai tanpa ada ganti rugi”, sambungnya.
Sementara itu, Humas PT ASE Choky Sihombing, yang berhasil ditemui awak media membantah tudingan Addir Tamba. Choky menyebut, bahwa di awal seluruh masalah ganti rugi terhadap tanah masyarakat telah selesai dibayarkan.
“Sudah lama dibayar semua. Dan kalaupun dia (Addir) mengatakan masih ada tanahnya yang belum diganti rugi, itu ga mungkin”, ucap Choky.
Dan hal yang paling menarik, Choky Sihombing yang bertugas sebagai Humas di perusahaan itu tak dibekali pengetahuan tentang berapa luas areal lahan yang mereka gunakan untuk beraktivitas di Desa Sigulok.
“Saya ga tahu pak. Ada atasan saya yang mengetahui itu. Saya ga tahu berapa total luas areal yang kami pakai”, ketusnya kepada awak media beberapa waktu lalu.
(Tinton)