IndependenNews.com | Taput – Setelah Kotak suara Pemilihan Kepala Daerah di Desa Simamora Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumut dirampok oleh orang yang tidak dieknal (OTK). Situasi di Kabupaten Tapanuli Utara pun memanas.
Ratusan massa bayaran yang diduga dari salah satu Pasangan Calon (Paslon) Bupati/ Wakil Bupati melakukan aksi demo di Kantor KPU Taput di jln SM.Simanjuntak.
Massa menuduh Komisi Pemilihan Umum Daearah (KPUD) sebagai lembaga pelaksana Pemilukada telah melakukan kecurangan dalam penghitungan suara dan berpihak pada salah satu calon tertentu
Pantauan dilapangan, terjadi aksi lempar air mineral gelas dari kerumunan massa ke arah polisi Pengendali Masyarakat (Dalmas),
pasukan huru-hara masih tetap bertahan walau terjadi dorong mendorong dengan massa.
Sejumlah pegawai KPU terlihat panik dengar teriakan-teriakan massa yang semakin bringas
“Bakar KPU, bakar KPU,” teriak massa
Massa baru bubar setelah pihak kepolisian menyiram kerumunan dengan semprotan water canon.
Sementara beberapa meter dari lokasi, Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak SIK hanya berdiri menonton. sebab memang peristiwa tersebut hanyalah Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang dilaksanakan Polres Taput bersama Forkopimda pada Jumat (30/8/2024)
Usai pelaksanaan Simulasi Sispamkota, Kapolres Taput kepada tamu undangan menyampaikan, yang paling penting adalah deteksi dini dan pencegahan. Bagaimana potensi-potensi ancaman yang sifatnya informasi cepat sampai.
Dan untuk mensiasati situasi itu, Kapolres Taput telah memerintahkan jajarannya baik itu Kapolsek, Kasat, Kabag untuk selalu berkoordinasi termasuk dengan Stake Holder ataupun Forkopimda.
“Dan ini jajaran intel sudah saya arahkan untuk berkoordinasi dengan lingkungan kita, para Kapolsek, para kanit intel jajaran. Termasuk juga berkoordinasi dengan Stake Holder, para Camat, dinas dinas, Danramil harus kita komunikasi,”terang AKBP Ernis Sitinjak.
Pantauan dilokasi, acara Sispamkota dihadiri Dandim 0210/TU letkol Inf. Saiful Rizal, sejumlah OPD Kabupaten Taput serta Kepala Unit PLN Tarutung Jefri manik.
(Maju Simanungkalit)