Dinas Perikanan Bengkulu Selatan Pastikan Rehabilitasi TPI Terealisasi Tahun 2023

Foto : Kondisi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasar Bawah, Kecamatan Pasar Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan (BS)

IndependenNews.com, Bengkulu Selatan |  Rehabilitasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasar Bawah, Kecamatan Pasar Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) sempat dikabarkan batal karena terbentur regulasi. Namun, akhirnya Dinas Perikanan BS memastikan rehabilitasi TPI tersebut terealisasi pada tahun 2023.

Kepala Dinas Perikanan BS, Santono menyampaikan kabar baik rehabilitasi TPI Pasar Bawah yang ditunggu masyarakat setelah dilaksanakannya rapat tindak lanjut pembahasan rehabilitasi dan pengalihan personel, pembiayaan sarana dan prasarana, serta dokumen (P3D). Rapat tersebut digelar di Ruang Rapat Sekretariat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) BS dipimpin langsung Bupati BS, Gusnan Mulyadi SE MM dihadiri Sekda BS, Sukarni SP MSi, Kajari BS, Hendri Hanafi SH MH, Perwakilan Polres BS dan Pejabat P3D Provinsi Bengkulu.

“Kami sudah melakukan rapat bersama pejabat-pejabat yang berkenan dengan P3D untuk membahas tindak lanjut rehabilitasi TPI Pasar Bawah. Hasilnya, yaitu laksanakan rehabilitasi TPI Pasar Bawah dan tunda P3D. Setelah melakukan rehabilitasi TPI Pasar Bawah segera lakukan P3D pada awal tahun 2024,” ujar Santono kepada BE, Selasa (20/6).

Santono menjelaskan untuk rehabilitasi TPI tersebut, pemerintah telah menganggarkan Rp 720 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2023. Adapun rehabilitasi dilakukan pada Gedung Utama TPI dan gudang penyimpanan ikan.

“Nantinya pada kegiatan rehabilitasi TPI tersebut termasuk pengadaan tempat penampungan air bersih untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang ada di TPI Pasar Bawah. Air bersih memang sangat dibutuhkan,” jelas Santono.

Lebih lanjut, Santono menyampaikan saat ini proses rehabilitasi TPI Pasar Bawah sudah masuk pada pengajuan di Unit Layanan Pengadaan (ULP) BS untuk proses yang lebih lanjut, yaitu lelang pengerjaan. Mengingat kondisi TPI Pasar Bawah memang sudah sangat mengkhawatirkan, khususnya di bagian bangunan TPI pada bagian atapnya sudah mengalami rusak parah dan mengkhawatirkan. Ditakutkan akan membahayakan pedagang dan pembeli saat bertransaksi TPI.

“Rehabilitasi secepat mungkin akan segera kita lakukan, saat ini sudah mulai proses lelang,” pungkas Santono.(ADV/JS)

You might also like