Jelang Nataru, Jateng Perkuat Pengamanan dan Stabilitas Pangan demi Kenyamanan Warga

Independennews.com | Semarang — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan langkah komprehensif untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Sebagai wilayah yang menjadi simpul pergerakan nasional—mulai dari arus mudik, kunjungan wisata, hingga distribusi logistik—pengamanan jalur transportasi, objek vital, dan ruang publik menjadi prioritas utama.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada pengamanan fisik, tetapi juga menjaga kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu perhatian utama adalah menjamin ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga selama periode libur panjang.

“Stok pangan dan potensi kenaikan harga harus diantisipasi agar masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran pengamanan, Posko Terpadu telah disiapkan di titik-titik strategis dan mulai beroperasi pada 11 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Rapat koordinasi pengamanan dihadiri oleh pejabat terkait, termasuk Dirlantas Polda Jateng, yang bersama pemerintah daerah merumuskan berbagai langkah taktis dan terukur di lapangan.

Sinergi Lintas Sektor Jadi Fondasi Pengamanan Nataru

Kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan berbagai instansi pendukung menjadi kunci terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar). Operasi pengamanan Nataru akan mulai digelar pada 19 Desember 2025.

Polda Jawa Tengah menyiapkan 219 pos pengamanan, yang terdiri dari:

Pos Pengamanan

Pos Pelayanan

Pos Terpadu

Seluruh aktivitas pos tersebut akan dipantau secara terpusat dari Posko Terpadu GT Kalikangkung, sebagai pusat kendali operasi selama Nataru.

Jateng Tetap Jadi Tujuan Favorit Libur Nataru

Jawa Tengah kembali diprediksi menjadi salah satu daerah tujuan favorit masyarakat selama libur Nataru. Dengan keberadaan lima jalur utama—Tol Trans Jawa, Pantura, Jalur Tengah, Jalur Selatan, dan Pantai Selatan—provinsi ini siap menampung tingginya mobilitas wisatawan maupun pemudik.

Pemerintah berharap seluruh langkah antisipatif yang telah dirumuskan mampu menciptakan suasana liburan yang aman, tertib, dan menenteramkan bagi seluruh warga Jawa Tengah maupun pendatang.

(Ganang)

You might also like