Warga Bengkong Sadai Desak Kepala BP Batam Pro Rakyat

0
169

BATAM, INDEPENDENNEWS.COM — Sejumlah warga yang mendiami lahan di daerah Seranggon Bengkong Sadai, kembali menggelar aksi turun jalan di depan Kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Selasa (28/1/20)

Pantauan dilapangan, Aksi damai warga Seranggon Bengkong Sadai mendapat pengawalan ketat dari aparat Kepolisian Polresta Barelang dan dibantu Ratusan Personil Ditpam BP Batam.

Dalam orasi yang disampaikan warga Seranggon Bengkong Sadai, mereka mendesak Kepala BP Batam HM Rudi untuk memperhatian dan berpihak kepada mereka sekaligus meminta kepala BP Batam itu untuk menyelesaikan persolan yang mereka hadapi saat ini.

“Lhan yang kami tempati sedang berpolemik, bahkan sudah masuk dalam persidangan di pengadilan, untuk itu kami datang mengadukan nasip, kami minta Kepala BP Batam HM Rudi agar pro kepada rakyat bukan kepada pengusaha,”ujar korlap demo dari pengeras suara.

Masih menurut korlap, lahan yang berpolemik yang saat ini mereka tempati ada sekitar 9 hektare, bahkan akibat polemik itu sudah ada dua terdakwa yang saat ini masih bergulir di pengadilan negeri Batam. Yakni terdakwa Nasran bin Alex dan Arba Udin alis Udin Pelor. Mereka didakwa Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Batam Pamalsuan surat-surat.

Sementara itu, pihak PT Arnada Pratama Mandiri dan PT Pesona Bumi Barelang mengaku sebagai pemilik lahan yang berada di samping Sekolah Mondial Batam itu. Bukan tanpa alasan, lahan itu diperoleh secara legal dari BP Batam. Pihak perusahaan juga mengaku punya itikad baik untuk membayar kerugian masyarakat yang rumahnya ditertibkan, yang notabene bisa saja mengelak karena memang bukan perusahaan yang terima duit. Melainkan dua terdakwa itu.

“Berdasarkan penetapan lokasi tahun 2012, dan tahun 2003 untuk PL PT Pesona Bumi Barelang. Bahwa ada yang mengaku-ngaku memiliki dan menjual ke pihak lain kami tidak mengakuinya. Karena jelas, klien kami memiliki lahan itu secara legal. Tantimin dan Amandri selaku kuasa hukum perusahaan itu mengatakan, lahan seluas 48 ribu meter persegi itu milik kliennya. ,” kata Tantimin saat menggelar konpenresi pers di kantornya Selasa (14/1/2020) sebelumnya. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here